Renungan Kristen
Renungan Harian Kristen - Memberitakan Kabar Baik, Injil!
Bacaan ayat: Markus 1:38 (TB) - "Jawab-Nya: "Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan
Beberapa yang lain mengidentifikasi diri-Nya sebagai nabi yang akan datang, bahkan mulai berfikir bahwa Yesus adalah Mesias, Juruselamat yang dijanjikan Allah.
Situasi ini rentan dengan godaan untuk pemuliaan diri.
Di sepanjang sejarah kehidupan, menjadi terkenal adalah idaman setiap orang.
• Renungan Harian Kristen - Hanya Darah Yesus yang Memberi Jaminan Penyelesaian Dosa
Beberapa orang melakukan hal-hal tertentu sesuai keahlian yang dimiliki dengan tujuan menjadi terkenal. Diagungkan, dipuja, dielu-elukan kehadirannya: menjadi godaan yang menggiurkan bagi banyak orang.
Harapan akan hadirnya Mesias yang memimpin pemberontakan kepada penjajah Romawi dan menjadi berjaya seperti pada masa Raja Daud berkuasa, menjadi harapan banyak orang Yahudi yang hari itu harus hidup sebatas sebagai suku semata, tanpa memiliki sebuah negara.
Hari itu Simon dan kawan-kawan menjumpai Yesus dan menyatakan bahwa orang banyak mencari Dia.
Pernyataan itu seakan membawa harapan bahwa Yesus akan menjumpai banyak orang, melakukan mujizat dan semakin menjadi terkenal.
Dengan terkenalnya Yesus paling tidak juga akan berpengaruh kepada mereka sebagai orang -orang terdekat.
Sebagai orang-orang yang berada di ring satu, mereka dapat sedikit banyak menikmati pemujaan yang dilakukan banyak orang.
Paling tidak, mereka bisa menjadi orang yang cukup penting untuk dihubungi banyak orang ketika mereka mempunyai kepentingan dengan Yesus.
Apa jawab Yesus? Yesus tidak tergoda menjadi viral seperti harapan banyak orang.
Dia tetap fokus pada misi-Nya untuk membawa kabar baik, Injil kepada semua orang. Itulah sebabnya Ia memilih mengajak mereka untuk pergi ke daerah lain yang belum mendengar kabar pengharapan dari Sang Mesias.
• Renungan Harian Kristen - Tuhan yang Menolong Dalam Segala Perkara
Yesus melewatkan kesempatan berharga untuk menjadi viral dan terkenal dan tetap fokus pada kehendak Allah dalam diri-Nya.
Sudah menjadi kebiasaan bagi Dia untuk berdoa pada pagi-pagi benar, agar terus membangun relasi dengan Allah yang mengutus-Nya.
Relasi ini akan memposisikan Yesus untuk tidak tergoda dengan apapun dan terus menjalankan misi penyelamatan yang telah dirancang dan direncanakan oleh Allah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/18112020_yesua.jpg)