Minggu, 19 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Renungan Kristen

Renungan Harian Kristen - Memberitakan Kabar Baik, Injil!

Bacaan ayat: Markus 1:38 (TB) - "Jawab-Nya: "Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan

Editor: Suci Rahayu PK
ist
Ilustrasi Yesus 

Memberitakan Kabar Baik, Injil!

Bacaan ayat: Markus 1:38 (TB) - "Jawab-Nya: "Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang".

Oleh Pdt Feri Nugroho

Pdt Feri Nugroho
Pdt Feri Nugroho (Instagram @ferinugroho77)

Viral, itu berarti menyebar dengan cepat seperti virus. Istilah ini menjadi umum diera internet, ketika sebuah peristiwa dapat tersebar dengan cepat tanpa bisa dikendalikan, layaknya persebaran virus.

Sebuah tayangan menjadi viral, ketika isinya menarik. Dari yang bersifat ilmu pengetahuan, ide-ide kreatif, lucu dan menghibur, sampai dengan peristiwa pertentangan dan tragedi yang menyayat hati.

Ada ketertarikan untuk membagikannya kepada orang lain dengan harapan berita tersebut dapat mempengaruhi atau menginspirasi banyak orang.

Beruntung jika berita yang viral adalah tayangan yang membangun kehidupan.

Banyak orang akan tertolong untuk bersemangat dalam menjalani kehidupan.

Sayangnya, tayangan yang bersifat negatifpun bisa tersebar dengan cepat dan menimbulkan efek negatif bagi yang menyaksikannya.

Renungan Harian Kristen - Lawanlah Godaan, Selalu Bertekun Dalam Doa

Lebih kurang tiga tahun pelayanan Yesus Kristus, telah menjadi viral pada masa-Nya.

Pengajaran-Nya sering menimbulkan kontroversi dengan para ahli Taurat.

Beberapa pengajaran-Nya sulit untuk dipahami. Mukjizat berulang kali dilakukan semakin menjadi daya tarik yang kuat bagi banyak orang untuk datang berbondong-bondong mengikuti Dia.

Perhatian dan penerimaan-Nya kepada kaum terabaikan, memperkuat daya pikat orang untuk semakin kagum akan kehadiran-Nya dalam masyarakat.

Beberapa orang mulai bertanya-tanya tentang identitas diri-Nya. Keingintahuan tersebut oleh beberapa orang dinyatakan melalui pertanyaan, namun tidak secara terang-terangan Dia menyatakan identitas diri-Nya.

Para murid Yohanes hanya diminta untuk menyaksikan perubahan yang dibuat-Nya: orang lumpuh dapat berjalan, orang buta melihat dan kabar baik diberitakan.

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved