China Kalang Kabut Pentagon Kirim 4 Pesawat Pembom Nuklir ke Pulau Guam, China Mendadak Jadi Begini
Serangan China ke Taiwan kontan membuat Amerika marah. Bahkan kini ancaman Amerika Serikat ke Tiongkok tidak lagi main-main.
China Kalang Kabut Pentagon Kirim 4 Pesawat Pembom Nuklir ke Pulau Guam, Tiongkok Mendadak Jadi Begini
TRIBUNJAMBI.COM --Serangan China ke Taiwan kontan membuat Amerika marah. Bahkan kini ancaman Amerika Serikat ke Tiongkok tidak lagi main-main.
Bila negeri Tirai Bambu itu kembali dengan menyerang Taiwan atau menganggu sekutuhnya di Laut China Selatan maka China harus siap menerima konsekuensinya.
Diketahui Pentagon sudah mengirimkan 4 pesawat Pembom kelas erat yang mampu membawa senjata nukklir.
Empat pembom jarak jauh B-52H telah dikerahkan ke Pulau Guam untuk misi pelatihan yang bertujuan memperkuat "tatanan internasional berbasis aturan di kawasan Indo-Pasifik", Angkatan Udara Pasifik Amerika Serikat (AS) mengatakan.
• Kesaksian Agen FBI Kejutkan Dunia, Ini Hasil Interogasi Lengkap Saddam Hussein Jelang Eksekusi Mati
• Situasi di Myanmar Berubah Mencekam, Begini Kondisinya Setelah Sehari Pemerintahan Dikuasai Militer
"Empat pembom dari Skuadron Bom ke-96 di Pangkalan Angkatan Udara Barksdale, Louisiana, kembali ke wilayah Indo-Pasifik pada 28 Januari untuk penempatan Satuan Tugas Pengebom, melakukan operasi di luar Pangkalan Angkatan Udara Andersen, Guam," kata Angkatan Udara Pasifik AS dalam pernyataan Senin (1/2), seperti dikutip Yonhap.

Pengerahan keempat pembom B-52H untuk mendukung upaya pelatihan Angkatan Udara Pasifik AS dengan sekutu, mitra, dan pasukan gabungan. Misi pencegahan strategis ini memperkuat tatanan internasional berbasis aturan di kawasan Indo-Pasifik.
"Mengerahkan sebagai Satgas Pengebom melatih kemampuan kami untuk menghasilkan kekuatan tempur yang gesit di lokasi mana pun yang kami butuhkan," ujar Letkol Christopher Duff, Komandan Skuadron Bom ke-96.
Serangan global selalu siap
"Misi pembom strategis kami menunjukkan kemampuan serangan global kami yang selalu siap. Kami tetap siap untuk ditempatkan di mana saja di dunia kapan saja," tegas dia, seperti dilansir Yonhap.
Pengerahan Empat pembom B-52H berbarengan dengan pernyatan Kementerian Pertahanan China yang memperingatkan AS, tidak mungkin untuk menahan China jika tetap bertekad untuk melakukan sesuatu yang mengarah pada perang.
"Untuk menahan China, mission impossible!" tegas Kolonel Senior Wu Qian, juru bicara Kementerian Pertahanan China, dalam konferensi pers Kamis (28/1), seperti dikutip Global Times.
• China Mendadak Ngamuk Ingin Serang Rusia, Dendam Kuno Ini Buat Panas, Sejarah Vladivostok Terungkap
Kementerian Pertahanan China juga menyatakan, kehadiran puluhan jet tempur dan pembom di zona identifikasi pertahanan udara adalah tanggapan serius terhadap campur tangan eksternal dan provokasi oleh pasukan kemerdekaan Taiwan.
“Kami memperingatkan elemen kemerdekaan Taiwan: mereka yang bermain api akan membakar diri mereka sendiri, dan kemerdekaan Taiwan berarti perang,” tegas dia.
* Mengejutkan, Gejolak di Laut China Selatan, China Perintahkan Pasukan Militer Bersiap Berperang dengan Amerika?