UMKM Jambi
Renyahnya Bisnis Jangek, UMKM di Jambi Ini Bisa Jual 3000 pack per Hari
Nasi pecel dn nasi Urap menjadi pilihan dalam mengembangkan pasar. Perbedaanya dua menu ini dipasarkan dengan...
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Nani Rachmaini
Itulah kenapa kerupuk jangek buatannya terasa lebih gurih dan bertekstur lembut.
Jangek dari Rama Food sendiri memiliki dua varian, ada yang warnanya agak putih dan ada yang agak kecoklatan.
Eliyar mengatakan yang membedakanya dari dua produk tersebut adalah bahan bakunya.
“ jika agak keputihan berarti kerbau jantan, sedangkan agak kecoklatan berarti kerbau betina,” ungkapnya.
Sedangkan untuk rasa dan harga sama saja, karena sama-sama mengunakan kulit kerbau.
Harganya sendiri cukup bersahabat hanya Rp 10 ribu per pack untuk jangek dan Rp 5.000 untuk stik kentang dan makaroni.
Beberapa bulan terakhir ini Eliyani juga menghadirkan produk barunya, tapi bukan makanan ringan, melainkan makanan berat yang berbahan dasar nasi.
Nasi pecel dn nasi Urap menjadi pilihan dalam mengembangkan pasar. Perbedaanya dua menu ini dipasarkan dengan menggunakan sosial media.
Penjualnya pun juga dengan sistem COD, satu porsinya juga cukup bersahabat hanya Rp 10 ribu per porsi.
Nah, untuk Tribunners yang penasaran dengan Jangek maupun produk dari UMKM Rama Food ini dapat menghubungi no Whatsapp 0812-8985-8199. ( Tribunjambi.com / M Yon Rinaldi )
Baca juga: Tahun Ini Pemkab Batanghari Salurkan Ribuan Bibit Tanaman Aren, Jumri Optimis Ekonomi Petani Bangkit
Baca juga: CEK Kekayaan Moeldoko, Sosok yang Diisukan Mau Kudeta AHY dari Partai Demokrat, Suka Bahas Pertanian
Baca juga: 2021 Ini, Pemerintah Muarojambi Anggarkan 240 Miliar untuk Pembangunan Infrastruktur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/eliyar-pemilik-umkm-rama-food-jangek.jpg)