Berita Kota Jambi
Kebakaran Laundry di Alam Barajo Diduga Akibat Kebocoran Gas
Satu ruko usaha laundry di Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, terbakar diduga akibat kebocoran gas saat karyawan menyetrika pakaian.
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Kebakaran melanda satu unit ruko dua lantai sebuah usaha laundry di Jalan TP Sriwijaya Asparagus RT 03, Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Senin (11/5/2026) siang.
Bangunan yang terbakar diketahui merupakan tempat usaha Rumah Cuci 3 Laundry Express Premium milik Firmansyah.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.19 WIB. Dalam hitungan lima menit, tim dari Pos Pelayanan Kebakaran (Posyankar) Alam Barajo tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, Mustari Affandy mengatakan, dugaan sementara api berasal dari kebocoran gas yang menyambar benda mudah terbakar saat karyawan sedang menyetrika pakaian.
“Berdasarkan keterangan saksi mata atas nama Kartika yang merupakan karyawan laundry, api muncul saat proses menyetrika pakaian.
Diduga ada kebocoran gas yang langsung menyambar material mudah terbakar di dalam ruko,” ujarnya.
Menurut Mustari, karyawan sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
Namun kobaran api cepat membesar sehingga pelapor langsung menghubungi layanan Damkar Kota Jambi.
“Petugas menerima laporan pukul 11.19 WIB melalui layanan WhatsApp dan telepon Damkar. Tim tiba di lokasi pukul 11.24 WIB dengan response time lima menit dari Posyankar Alam Barajo,” katanya.
Dalam operasi pemadaman itu, Damkartan Kota Jambi mengerahkan 50 personel dengan satu armada comando dan tiga unit armada tempur.
Proses pemadaman berlangsung selama 42 menit hingga api berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan.
Mustari menjelaskan, petugas sempat mengalami sejumlah hambatan di lapangan. Salah satunya masih adanya tabung gas di dalam bangunan yang berpotensi membahayakan personel.
Selain itu, asap tebal memenuhi lantai satu dan dua bangunan sehingga petugas harus menggunakan alat bantu pernapasan SCBA dan tangga untuk menjangkau titik api di lantai atas.
“Kepadatan warga yang menonton di sekitar lokasi juga cukup menyulitkan manuver armada pemadam kebakaran,” jelasnya.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkartan turut berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik di lokasi kejadian, serta melibatkan unsur TNI, Polri, Tagana, PSC 119, Linmas, Babinsa hingga pihak kecamatan dan kelurahan.
| Pita Tinta E-KTP Kota Jambi Menipis, Pemkot Siapkan Anggaran Rp300 Juta |
|
|---|
| 105 Ribu Warga Kota Jambi Miliki IKD, Dukcapil Jemput Bola Hingga Kelurahan |
|
|---|
| 435 Jemaah Haji Kota Jambi Diberangkatkan, Dua Jemaah Tertunda |
|
|---|
| Momentum Hari Pendidikan, Wali Kota Maulana Tekankan Pentingnya Menjaga Karakter Anak Muda |
|
|---|
| 838 Jemaah Haji Kota Jambi Siap Berangkat dalam 4 Kloter |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Kebakaran-di-Muaro-Jambi-4.jpg)