Senin, 11 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

UMKM Jambi

Renyahnya Bisnis Jangek, UMKM di Jambi Ini Bisa Jual 3000 pack per Hari

Nasi pecel dn nasi Urap menjadi pilihan dalam mengembangkan pasar. Perbedaanya dua menu ini dipasarkan dengan...

Tayang:
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Nani Rachmaini
Yon Rinaldi
Eliyar pemilik UMKM Rama Food produksi jangek 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Di Jambi penggemar kerupuk jangek bisa dikatakan sangat banyak. Hampir di setiap rumah makan padang menyediakan menu satu ini.

Selain rumah makan padang, hampir di setiap swalayan sudah menyediakan kerupuk jangek ini.

Kerupuk yang terbuat dari kulit sapi atau kerbau ini, biasanya disajikan dengan kuah gulai sebagai teman makan nasi. Namu banyak juga yang suka menikmatinya secara langsung.

Kerupuk jangek sendiri banyak dijual dalam bentuk original dengan rasa asin yang khas, tanpa diberi varian rasa.

Kerupuk yang diklaim dari Sumatera Barat ini juga diyakini mampu mengobati diare serta maag ataupun tukak lambung. Oleh karena itu banyak dari penderita maag yang mengkonsumsi jajanan satu ini.

Satu diantara UMKM di Jambi yang memproduksi Kerupuk Jangek adalah  UMKM Rama Food.

UMKM ini sudah berdiri sejak 2007 silam, sampai saat ini masih konsisten memproduksi kerupuk jangek.

Selain jangek UMKM ini sekarang sudah menambah varian produknya yaitu makaroni dan stik kentang.

Dalam satu hari UMKM ini mampu menjual hingga 3.000 pack.

Padahal penjualannya masih mengunakan cara tradisional yaitu dengan memasarkannya ke kantor-kantor pemerintahan yang ada di Kota Jambi.

Setiap hari Eliyar pemilik UMKM Rama Food rajin beranjangsana ke instansi pemerintahan baik yang berada di Kota Baru maupun di Telanaipura.

Banyaknya peminat dari jangek Rama Food karena memiliki rasa yang khas. Jangeknya sendiri terasah lebih renyah dan memiliki tekstur lembut. Sehingga bisa di nikmati oleh siapa saja.

Rasanya sendiri tidak begitu asin, sangat pas di lidah. Cocok untuk dijadikan teman makan nasi maupun cemilan.

Eliyar mengatkan dia hanya mengunakan bahan terbaik untuk setiap produknya.

“ Untuk jangek saya hanya menggunakan kulit kerbau sebagai bahan bakunya,” Ujarnya kepada Tribunjambi.com beberapa hari yang lalu

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved