Berita Nasional

Kasus Positif Makin Tinggi, Jokowi Akui PPKM Tak Efektif Tekan Penularan Covid-19

PPKM yang dicanangkan pemerintah untuk menekan laju penularan Covid-19 berjalan tidak efektif.

Editor: Rahimin
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Presiden Joko Widodo. Kasus Positif Makin Tinggi, Jokowi Akui PPKM Tak Efektif Tekan Penularan Covid-19 

Kasus Positif Makin Tinggi, Jokowi Akui PPKM Tak Efektif Tekan Penularan Covid-19

TRIBUNJAMBI.COM - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dicanangkan pemerintah untuk menekan laju penularan Covid-19 berjalan tidak efektif.

Presiden Joko Widodo bahkan mengakui penerapan kebijakan PPKM itu tidak efektif.

Hal itu disampaikan Jokowi melalui video yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (31/1/2021).

“Yang berkaitan dengan PPKM tanggal 11-25 Januari, kita harus ngomong apa adanya ini tidak efektif. Mobilitas juga masih tinggi karena kita memiliki indeks mobility-nya. Sehingga di beberapa provinsi Covid-nya tetap naik,” kata Jokowi.

Baca juga: Siapa Sebenarnya Alm Djujuk Djuarsih Pentolan Srimulat yang Rumahnya Jadi Sarang Ular Raksasa

Baca juga: Kenaikan Harga Rokok Februari 2021, Sigaret Putih Naik Jadi 18,4 Persen

Baca juga: Aung San Suu Kyi Ditangkap Militer Myanmar, Ketegangan Politik Sipil dan Militer Makin Memanas

Ia mengatakan implementasi PPKM yang semestinya membatasi aktivitas dan mobilitas masyarakat tak mampu melakukan kedua hal tersebut.

Karena itu, Jokowi meminta ke depannya implementasi PPKM diperkuat dan para menteri dan kepala lembaga terkait benar-benar mengetahui kondisi lapangannya.

Ia pun mengakui implementasi sejumlah aturan di lapangan masih belum konsisten sehingga banyak aturan yang dilanggar.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi perdana disuntik vkasin Covid-19 Sinovac.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi perdana disuntik vkasin Covid-19 Sinovac. (Istana Presiden/Agus Suparto)

“Tapi yang saya lihat di implementasinya kita tidak tegas dan tidak konsisten. Ini hanya masalah implementasi ini. Sehingga saya minta betul-betul turun di lapangan. Tetapi juga siap dengan cara-cara yang lebih praktis dan sederhana agar masyarakat tahu apa sih yang namanya 3 M itu,” tutur Jokowi.

“Siapkan juga masker yang memiliki standar-standar yang benar. Sehingga masyarakat kalau yang enggak pakai langsung diberi, (disuruh) pakai, diberi tahu,” lanjut Presiden.

Baca juga: Besaran Denda Tilang Berdasarkan Jenis Pelanggaran, Paling Kecil Rp 250 Ribu

Baca juga: Minta Unfollow Abu Janda, Susi Pudjiastuti Dihina Kadrun Usai Kepergok Foto Bareng Keluarga Soeharto

Baca juga: Misteri Kematian Marco Panari, Adik Angela Gilsha Tanpa Sakit hingga Disebut Dokter Hanya Tersedak

Adapun sebelumnya Jokowi mengklaim pemerintah bisa mengendalikan pandemi Covid-19.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat PPKM tahap pertama berakhir.

Pernyataan Jokowi itu sontak mendapat kritik dari para epidemiolog karena hingga kini kasus Covid-19 di Indonesia masih belum melandai.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi Akui PPKM Tak Efektif Tekan Penularan Covid-19"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved