Berita Batanghari
Tunggakan Rekening Air Pelanggan di Batanghari Capai Rp 1,56 Miliar, Ratusan Sambungan Diputus
Selama 2020 tunggakan rekening pelanggan Perumda Tirta Batanghari mencapai Rp 1.56 Miliar.
Penulis: A Musawira | Editor: Rahimin
Tunggakan Rekening Air Pelanggan di Batanghari Capai Rp 1,56 Miliar, Ratusan Sambungan Diputus
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Musawira
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Selama 2020 tunggakan rekening pelanggan Perumda Tirta Batanghari mencapai Rp 1,56 Miliar.
Tunggakan berasal dari 553 pelanggan yang dilakukan pemutusan saluran rumah tangga.
Direktur Utama Perumda Tirta Batanghari, Abu Bakar Sidik mengatakan jumlah keseluruhan 20.473 pelanggan diperkirakan hasilnya lebih dari Rp 14,34 Miliar pertahunnya.
Baca juga: BREAKING NEWS Tebing Pinggir Sungai Batanghari Longsor, Satu Masjid di Tebo Ilir Nyaris Ambruk
Baca juga: Kasus Kades Diduga Ijazah Palsu Masih Dalam Penyelidikan Polisi, Sukandar: Jika Terbukti Dipecat
Baca juga: Kampanye Protokol Kesehatan Covid-19 di Tempat Wisata, Dispudpar Jambi Libatkan Kaum Milenial
Kata dia, tunggakan rekening pelanggan Perumda Tirta Batanghari juga berefek pada masa Covid-19 sejak Maret hingga saat ini membuat perekonomian masyarakat menurun.
“Setelah dilakukan pemutusan pelanggan, tersisa 19.921 pelanggan yang aktif membayar,” kata Abu Bakar Sidik, Minggu (31/1/2021).
Total pendapatan Perumda Tirta Batanghari kata Sidik pada 2020 hanya mencapai Rp 12.77 miliar atau 89.1 persen.
Sejauh ini menurutnya, alasan dilakukan pemutusan dikarenakan tiga hal, pertama ditemukan rumah yang kosong.
Kedua, benar-benar menunggak dari batas waktu yang ditetapkan.
Ketiga, permintaan pemutusan karena pelanggan tidak mampu membayar.
Baca juga: Promo Giant Hari Ini 31 Januari 2021 Diapers Hemat 20% Detergen Hemat 25% Beras & Gula Harga Spesial
Baca juga: Download Lagu MP3 Spesial Nissa Sabyan Terbaru 2021, Ada Video Sholawat Full Habib Syech Nonstop
Baca juga: KRONOLOGI Mahasiswi Ditemukan Lemas dan Menangis, Ternyata Bohong Diculik dan Disekap, Ini Motifnya
Kemudian kedepannya untuk menjaga agar pelanggan tidak menunggak lagi pihaknya telah mempermudah pembayaran bekerjasama dengan Bank maupun minimarket.
“Masyarakat agar diharapkan membayar tagihan tepat waktu dengan cara yang lebih mudah,” pungkasnya.