Telak Sindiran Refly Harun ke Menantu Jokowi, Bobby Habiskan Rp15 M di Pilkada,Berapa Gaji Walikota?

Menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution berhasil memenangi Pilkada Medan saat Pilkada serentak 2020. Namun itu butuh modal tak sedikit, berapa?

Editor: Teguh Suprayitno
YouTube Refly Harun
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun mengungkapkan kekhawatiran pada sistem pemerintahan ke depannya. Yakni mengarah ke jurang otoritarianisme. 

Telak Sindiran Refly Harun ke Menantu Jokowi, Bobby Habiskan Rp15 M di Pilkada, Berapa Gaji Walikota?

TRIBUNJAMBI.COM -- Menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution berhasil memenangi Pilkada Medan saat Pilkada serentak 2020.

Namun untuk memenangi sebagai Wali Kota Medan kabarnya biaya yang dikeluarkan hingga belasan miliar.

Diketahui saat Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 lalu putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka juga maju di Pilkada Solo, sementara menantunya maju di Pilkada Medan, Sumatera Utara.

Pilkada selesai ditandai dengan kemenangan Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution.

Baca juga: Refly Harun Terancam Penjara Gegara Omongan Gus Nur, Polisi Cari Bukti Ujaran Kebencian pada NU

Baca juga: Mantan Menteri Jokowi Ini Diprediksi Maju di Pilpres 2024, Berpeluang Gandeng AHY Putra SBY

Baca juga: Solo Kebanjiran Saat PDIP Ulang Tahun, Gibran Langsung Telepon Menteri PUPR, Minta Lakukan Ini

Kini mulai terungkap satu persatu total dana yang dihabiskan selama pilkada tersebut.

Untuk Pilkada yang diikuti Bobby Nasution, biaya yang dikeluarkan mencapai Rp 15 miliar.

Besarnya biaya pilkada yang dikeluarkan mantu Jokowi itu langsung ditanggapi pakar hukum tata negara, Refly Harun.

Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan nomor urut satu, Akhyar Nasution-Salman Alfarisi (kiri) dan pasangan nomor urut dua, Bobby Nasution-Aulia Rahman (kanan) Sabtu (5/12/2020) malam.
Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan nomor urut satu, Akhyar Nasution-Salman Alfarisi (kiri) dan pasangan nomor urut dua, Bobby Nasution-Aulia Rahman (kanan) Sabtu (5/12/2020) malam. ((Tribun Medan/Riski Cahyadi))

Untuk diketahui, dana kampanye Mantu Jokowi, yakni Bobby Nasution diterbitkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan.

Dan data yang diperoleh dari situs dari situs resmi KPU Medan, Bobby Nasution - Aulia Rachman menerima sumbangan dana kampanye sebesar Rp 18.063.885.875.

Pengeluarannya hingga Rp 15.440.079.208.

Bobby Nasution berpasangan dengan kader Partai Gerindra Aulia Rachman.

Mantu Jokowi ini sebagai pemenang Pilkada Medan.

Mereka mendapat suara lebih banyak dari Akhyar Nasution-Salman Alfarisi.

Baca juga: Awalnya Tertawa, Kini Presiden Jokowi Mulai Rasakan Efek Samping Vaksin Sinovac, Ini Kata dr Tirta

Baca juga: Nama Megawati dan Yusril Ihza Mahendra Disebut-sebut dalam Sidang Praperadilan HRS, Ada Apa?

Dari hasil rekapitulasi Pilkada Kota Medan, Bobby Nasution - Aulia Rachman meraih sebanyak 393.327 suara atau 53,45 persen.

Sedangkan Akhyar-Salman hanya meraih 342.580 suara atau 46,55 persen.

Dana kampanye Bobby Nasution lantas mengundang komentar dari Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun menanggapi berita perihal besaran biaya Pilkada Mantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Bobby Nasution.

Refly Harun menyebutkan gaji dari Kepala Daerah saja tidak begitu besar.

Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun mengungkapkan kekhawatiran pada sistem pemerintahan ke depannya. Yakni mengarah ke jurang otoritarianisme.
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun mengungkapkan kekhawatiran pada sistem pemerintahan ke depannya. Yakni mengarah ke jurang otoritarianisme. (YouTube Refly Harun)

Selain itu, Refly Harun mengingatkan akan pentingnya seorang Kepala Daerah untuk tidak memperkaya diri.

“Kita tahu dalam konteks pemilihan di Indonesia semuanya tidak gratis, termasuk suara pun kadang-kadang tidak gratis ya,” kata Refly Harun dalam tayangan kanal YouTube Refly Harun berjudul BOBBY NASUTION HABISKAN 15 M DI PILKADA MEDAN!! BERAPA GAJI WALIKOTA?!diunggah 19 Januari 2021.

“Pernah saya singgung dalam video di channel ini sebelumnya bertanya kepada Bupati Kudus, berapa pendapatannya sebenarnya, katanya kira-kira Rp 30 juta, mungkin medan kita bulatkan Rp 50 juta,” tutur Refly Harun.

Refly Harun menjelaskan bahwa gaji pokok Wali Kota tidak mencapai belasan juta.

Baca juga: Refly Harun Sebut Komnas HAM Mulai Masuk Angin, Hasil Investigasi Kasus Laskar FPI Kejutkan Publik

Namun, tunjangan lah yang yang membuat pendapatan Wali Kota mencapai puluhan juta.

“Kalau tidak salah gaji pokok Wali Kota itu Rp 6-8 juta, ada tunjangan ini itu jadilah bisa dapat puluhan juta,” ujarnya.

Bahkan, Refly Harun menghitung uang yang akan didapatkan selama masa jabatan seorang Wali Kota.

“Rp 50 juta dikalikan 12, itu setahun baru 600 juta, dikalikan 5 tahun baru Rp 3 miliar, bayangkan,” ucap Refly Harun mencoba menghitungnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul Menantu Jokowi Habiskan Rp 15 Miliar Saat Pilkada, Refly Harun Ungkapkan Ini ke Bobby Nasution

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved