Nasib Ribka Tjiptaning Setelah Tolak Vaksin Covid-19, Digeser dari Komisi IX DPR, Ini Biodatanya
Setelah pernyataannya viral, Ribka Tjibtaning sempat dimarahi Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.
Ribka pun rela membayar jika ada sanksi bagi para pihak yang menolak untuk divaksin.
"Kalau persoalan vaksin, saya tetap tidak mau divaksin, mau pun sampai yang 63 tahun bisa divaksin. Saya sudah 63 nih, mau semua usia boleh tetap (saya tolak). Misalnya saya hidup di DKI, semua anak cucu saya dapat sanksi Rp 5 juta mending saya bayar, saya jual mobil kek," kata Ribka di Ruang Rapat Komisi IX DPR, Senayan, Jakarta.
"Bagaimana orang Bio Farma juga masih bilang belum uji klinis ketiga dan lain-lain," lanjutnya.
Siapa sosok Ribka Tjiptning sebenarnya? Berikut ulasan selengkapnya.
Baca juga: Jajal RM Segalo Murah di Kota Jambi, UMKM Kuliner Ini Hadirkan Suasana Warung Tenda Ala 1998
Biodata Ribka Tjiptaning
Sejumlah anggota DPR RI saat berkunjung ke Kampung Idiot di Ponorogo, Minggu (28/8/2016). Mereka dipimpin Ketua Umum Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan, Ribka Tjiptaning Proletariyati. (pdip)
Ribka Tjiptaning lahir 1 Juli 1959.
Wanuta umur 61 tahun itu pernah menjabat Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) pada periode 2009-2014.
Di komisi IX, ia mengetuai komisi yang memperhatikan masalah-masalah di bidang tenaga kerja dan transmigrasi, kependudukan, dan kesehatan.
Di DPR, ia juga merupakan anggota dari Badan Urusan Rumah Tangga (DPR RI) DPR.
Ribka kembali mencalonkan diri dan terpilih sebagai legislator dari Dapil Jawa Barat IV (Kab. Sukabumi, dan Kota Sukabumi) pada pemilihan legislatif tahun 2014.
Keluarga
Ia terlahir dari keluarga ningrat Jawa dan merupakan anak ke tiga dari lima orang saudara (sekandung), ayahnya bernama Raden Mas Soeripto Tjondro Saputro yang merupakan anggota Biro Khusus PKI, seorang keturunan Kasunan Solo (Pakubowono) dan pemilik sebuah pabrik paku di Solo.
Sedangkan Ibunya dari keturunan Kasultanan Kraton Yogyakarta bernama Bandoro Raden Ayu Lastri Suyati.
RIbka memiliki lima orang saudara sekandung.
Sewaktu kecil, Ribka yang dilahirkan di Solo, Jawa Tengah 1 Juni 1959, hidup dalam keadaan yang serba kecukupan karena ayahnya seorang konglomerat yang memiliki lima pabrik besar pada saat itu.