Guna Percepat Swab Para Nakes, IDI Jambi Lakukan Swab Terpisah, Keluarga Nakes Bisa Ikut Swab
Organisasi ini membuat programnya sendiri untuk lakukan swab, guna mempercepat pemenuhan kebutuhan swab para Nakes.
Penulis: Rara Khushshoh Azzahro | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jambi melakukan tes swab terpisah.
Organisasi ini membuat programnya sendiri untuk lakukan swab, guna mempercepat pemenuhan kebutuhan swab para Nakes.
Deri Mulyadi, Ketua IDI Jambi menyampaikan selain para dokter yang menjadi anggota IDI ada beberapa kelompok orang juga diberikan ruang swab yang diadakan IDI.
Baca juga: Tim Mitigasi IDI Provinsi Jambi Ambil 3.000 Sampel Swab, 1.000 di Antaranya dari Kota Jambi
"Ya akhirnya kita nggak bisa menahan-nahan kan. Komunitas kami kan untuk dokter sebetulnya," ucapnya.
"Kita sudah tawarkan juga untuk Nakes yang lain, seperti bidan, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), secara organisasi resmi lah gitu kan. Tapi udah lah, mungkin organisasi mereka cara berpikirnya lain," lanjutnya.
Deri mengatakan, jadi, saat ini IDI tidak memandang organisasi lagi. Mereka lebih memandang kemanusiaan.
Baca juga: Hati-hati, Terlalu Sering Hirup Bau Kotoran Hewan Bisa Picu Penyakit Histoplasmosis, Apa Itu?
Selain dokter dan Nakes lainnya, IDI memperbolehkan orang lain melakukan swab. Asalkan masih ada hubungan keluarga terhadap dokter dan atau tenaga kesehatan.
Contohnya anak kecil keluarga Nakes yang mungkin kontak erat selagi memungkinkan akan dibantu swab.
Swab yang dilakukan IDI Jambi sudah sejak November 2020. Setelah resmi menyatakan diri akan memulai tes gratis di bagi anggotanya.
Baca juga: ADEGAN Mewek di Ikatan Cinta RCTI Malam Ini, Sesaat Lagi Tayang, Andin Kecewa Usai Al Berkata Jujur
Swab dilakukan satu pekan sekali di kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi. Untuk wilayah Kota Jambi letaknya di pelataran RS Baiturrahim Kota Jambi.
Tempat pengambilan sampel swab menggunakan ruangan terbuka, tanpa dinding yang hanya bertiang juga beratap.
Kemudian, lendir hasil pengambilan sampel swab akan diuji di Universitas Andalas (Unand) Padang. Keterangannya IDI Wilayah Jambi bekerjasama dengan Unand untuk mempercepat proses.
"Ini saya mau ke Padang lagi ngambil Virus Transport Media (VTM). Sebanyak 2.000 lagi yang kita ambil," ungkapnya, Minggu (17/01/2021).
"Sejauh ini sudah banyak swab yang kita lakukan, mungkin lebih banyak dari pemerintah daerah. Alhamdulillah lah ya," ucap Deri.
Deri mengatakan, diperkirakan Tim Mitigasi IDI Kota Jambi mencatat kurang lebih
"Kita punya Tim Mitigasi Provinsi, terus punya di Kabupaten/ Kota. Kalau untuk Kota Jambi ya kebetulan tempatnya di RS Baiturrahim," pungkasnya.