5 Racun Paling Mematikan di Dunia, Kena Sedikit Saja Nyawa Bisa Melayang, Seketika Langsung Tewas

Rusia sendiri memang dikenal memiliki koleksi racun mematikan era Uni Soviet, yang sampai sekarang masih dipakai.

Editor: Rohmayana
(Kompas.com)
Ilustrasi racun 

TRIBUNJAMBI.COM -- Siapa sangka 5 jenis racun ini jika terhirup bisa mematikan dalam waktu seketika.

Tahun lalu berita mengejutkan muncul di Rusia, ketika pemimpin oposisi Alexei Navalny tiba-tiba jatuh sakit akibat diracuni.

Navalny tumbang di pesawat dalam penerbangan dari Siberia, dan diyakini terkena racun Novichok.

Rusia sendiri memang dikenal memiliki koleksi racun mematikan era Uni Soviet, yang sampai sekarang masih dipakai.

Keduanya ditemukan pingsan di sebuah bangku taman di kota Salisbury, Inggris, pada Maret 2018.

Parahnya gejala keracunan Novichok membuat korban langsung pingsan, bahkan dalam kasus Navalny dia sempat induksi koma.

Meski begitu, ternyata ada racun-racun lain yang tak kalah mematikan dibandingkan Novichok.

Dilansir The Conversation, inilah 5 racun paling mematikan di dunia. 

Baca juga: Lama Ditinggal Merantau, Suami Syok Lihat Posisi Istri dengan Pria Tengah Malam,Sampai Kejar-kejaran

Baca juga: Jumlah Siswa Pindah Dari Tanjab Timur Menurun, Dinas Pendidikan Tak BIsa Menahan

1. Ricin

Racun yang berasal dari tanaman ini pernah dipakai untuk membunuh pembangkang Bulgaria, Georgi Markov, yang diasingkan ke London.

Ceritanya pada 7 September 1978 dia sedang menunggu bus di dekat Jembatan Waterloo, lalu merasakan ada sesuatu yang membentur belakang paha kanannya.

Markov lalu menengok ke sekelilingnya, dan yang dia ingat saat itu hanya seorang pria membungkuk untuk mengambil payung.

Gejala yang dialaminya adalah demam tinggi dan dia meninggal tiga hari kemudian di rumah sakit.

Hasil otopsi menemukan bola kecil yang terbuat dari paduan platinum-iridium di paha Markov.

Bola itu berisi sedikit ricin dan kemungkinan ditembakkan dari senapan angin yang disamarkan menjadi payung.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved