Breaking News:

Digoyang 7 Detik Kantor Gubernur Sulbar Langsung Runtuh, Foto-foto Gempa M 6,2 di Majene dan Mamuju

Kantor Gubernur Sulawesi Barat runtuh setelah gempa berskala 6,2 richter melanda Kabupaten Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021).

Editor: Teguh Suprayitno
IST
Gedung kantor Gubernur Sulawesi Barat akibat gempa kuat susulan yang terjadi di Majene, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021) dini hari pukul 01.20 WITA. 

Digoyang 7 Detik Kantor Gubernur Sulbar Langsung Runtuh, Foto-foto Gempa M 6,2 di Majene dan Mamuju

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Kantor Gubernur Sulawesi Barat runtuh setelah gempa bumi berskala 6,2 richter melanda Kabupaten Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021) dini hari.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan puluhan bangunan, memutus akses jalan dan membuat aliran listrik padam akibat gempa.

"Longsor 3 titik sepanjang jalan poros Majene-Mamuju (akses jalan terputus), sebanyak 62 unit rumah rusak (data sementara), 1 unit Puskesmas (RB) dan 1 Kantor danramil Malunda (RB)," kata Raditya Jati, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB dalam keterangannya, Jumat (15/1/2021).

BPBD Mamuju melaporkan, korban meninggal dunia akibat gempa kuat ini mencapai 3 orang dan luka-luka 24 orang.

"Sebanyak 2.000 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sedangkan kerugian material berupa kerusakan, antara lain Hotel Maleo dan Kantor Gubernur Sulbar mengalami rusak berat (RB)," katanya.

Baca juga: Viral Wanita Ini Lari Selamatkan Diri Malah Tertabrak Motor, Gempa Hancurkan Kantor Gubernur Sulbar

Baca juga: Refly Harun Terancam Penjara Gegara Omongan Gus Nur, Polisi Cari Bukti Ujaran Kebencian pada NU

Baca juga: Setiap Hari Marah Sejak Jadi Mensos, Tensi Darah Risma Naik Sampai 170 Pulang Kepala Saya Panas!

Jati menambahkan BPBD setempat melakukan penanganan darurat.

"Seperti penanganan korban luka, evakuasi, pendataan dan pendirian pos pengungsian. Kebutuhan mendesak saat ini berupa sembako, selimut dan tikar, tenda keluarga, pelayanan medis dan terpal," tambah Jati.

"Kami masih memantau dan berkoordinasi dengan beberapa BPBD yang terdampak guncangan gempa. Kepala BNPB Doni Monardo akan berkoordinasi dengan BPBD terdampak di lokasi bencana pada pagi ini," ujarnya.

Gedung kantor Gubernur Sulawesi Barat akibat gempa kuat susulan yang terjadi di Majene, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021) dini hari pukul 01.20 WITA.
Gedung kantor Gubernur Sulawesi Barat akibat gempa kuat susulan yang terjadi di Majene, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021) dini hari pukul 01.20 WITA. (IST)

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene menginformasikan warganya merasakan gempa kuat selama 5 hingga 7 detik.

Gempa yang berpusat 6 km timur laut Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) membuat para warga panik.

Kepanikan membuat mereka keluar rumah. Laporan yang diterima Pusat Pengendali Operasi BNPB pada dini hari tadi menyebutkan masyarakat masih berada di luar rumah mengantisipasi gempa susulan.

Hal serupa dirasakan warga Kabupaten Polewali Mandar. BPBD setempat menginformasikan gempa dirasakan warga cukup kuat sekitar 5 hingga 7 detik. Guncangan memicu kepanikan hingga keluar rumah.

Baca juga: Solo Kebanjiran Saat PDIP Ulang Tahun, Gibran Langsung Telepon Menteri PUPR, Minta Lakukan Ini

Baca juga: Aa Gym Nangis Lihat Jenazah Syekh Ali Jaber Bersih dan Tersenyum Beliau Lebih Dirindukan Allah

Baca juga: Mbak You Ramal Ada Kecelakaan Pesawat Lagi Setelah Sriwijaya Air, Denny Sumargo Sampai Ketakutan

Berdasarkan analisis peta guncangan BMKG yang diukur dengan skala MMI atau Modified Mercalli Intensity, gempa M6,2 ini memicu kekuatan guncangan IV - V MMI di Majene, III MMI di Palu, Sulawesi Tengah dan II MMI di Makasar, Sulawesi Selatan.

Skala Mercalli tersebut merupakan satuan untuk mengukur kekuatan gempa. Deskripsi BMKG pada skala V MMI menunjukkan getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

Detik-detik warga di Mamuju tertabrak motor akibat gempa, Kamis (14/1/2021).
Detik-detik warga di Mamuju tertabrak motor akibat gempa, Kamis (14/1/2021). (TRIBUN TIMUR/NURHADI)

Sedangkan IV MMI, skala ini menunjukkan pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela dan pintu berderik serta dinding berbunyi. Skala III MMI menunjukkan adanya getaran dirasakan nyata di dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Berikutnya II MMI, ini menunjukkan adanya getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Terkait dengan gempa M6,2 ini, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan parameter gempa terjadi pada pukul 01.28 WIB yang berpusat 6 km timur laut Majene. Pusat gempa memiliki kedalaman 10 km. Berdasarkan pemodelan BMKG, gempa tidak memicu terjadinya tsunami.

BMKG: Lagi, gempa bumi 6,2 SR di Majene, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021) dini hari. Kantor Gubernur Sulbar ambruk, warga berlarian.
BMKG: Lagi, gempa bumi 6,2 SR di Majene, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021) dini hari. Kantor Gubernur Sulbar ambruk, warga berlarian. (ist)
Suasana setelah terjadi gempa di Mamuju banyak bangunan hancur.
Suasana setelah terjadi gempa di Mamuju banyak bangunan hancur. (TRIBUN-TIMUR.COM/NURHADI)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gempa Mamuju Runtuhkan Kantor Gubernur, Rusak Puluhan Rumah dan Putus Akses Jalan.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved