Tak Jadi Suntik Vaksin Bareng Jokowi, Erick Thohir Malah Buat Rencana Ini, Najwa Shihab Sampai Kaget
Pengakuan Erick Thohir setelah tak jadi suntik vaksin bareng Presiden Jokowi buat kaget Najwa Shihab. Ia mengaku punya rencana lain, apa itu?
Tak Jadi Suntik Vaksin Bareng Jokowi, Erick Thohir Malah Buat Rencana Ini, Najwa Shihab Sampai Kaget
TRIBUNJAMBI.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menyebut punya rencana lain setelah tak jadi disuntik vaksin bareng Presiden Joko Widodo.
Pengakuan mantan ketua tim kampanye pemenangan Jokowi itu kontan membuat kaget Najwa Shihab.
Ia mengaku ada rencana untuk melakukan program vaksinasi secara mandiri atau berbayar meski saat ini pemerintah masih fokus melakukan vaksinasi secara gratis.
Hal itu diungkapkannya dalam acara Mata Najwa, Rabu (13/1/2021) tadi malam.
Seperti yang diketahui, vaksinasi Covid-19 sudah dimulai dengan ditandai disuntikannya vaksin kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Baca juga: Mata Najwa Tadi Malam Geger, Erick Thohir Buka Semua Soal Vaksin Sinovac Jokowi: Ini Bukan Sinetron!
Baca juga: dr Abdul Muthalib Akhirnya Ngaku di Mata Najwa Soal Vaksin Jokowi: Kalau Vit C Presiden Akan Teriak!
Baca juga: BREAKING NEWS Syeh Ali Jaber Meninggal Dunia, Sebelumnya Positif Covid-19
"Yang gratis dulu ini, baru setelah itu kita bicara vaksin mandiri," ujar Erick Thohir.
Erick Thohir mengatakan ada empat perhatian dalam melakukan vaksinasi mandiri nantinya.
Dikatakannya pemerintah berencana membedakan antara jenis vaksin yang gratis dengan mandiri.

Dalam vaksin mandiri tidak dipungkiri tentunya akan melibatkan pihak swasta.
Dan yang terpenting menurut Erick Thohir adalah akan dilakukan secara transparan, mulai dari harga hingga jenis vaksinnya.
"Ada empat catatan yang harus kita lakukan, satu, yang namanya vaksinnya kalau bisa berbeda dengan yang gratis, merknya bukan kualitasnya," jelasnya.
"Kedua tempat penyuntikannya juga berbeda. Nanti swasta, BUMN, pemerintah bisa bersatu melakukan itu."
"Ketiga, itu dibuka secara transparan harga-harganya dan dibatasi."
Erick Thohir kembali menegaskan bahwa fokusnya saat ini adalah mensukseskan vaksinasi yang sifatnya mandiri.