Breaking News:

Berita Batanghari

Realisasi Pajak Sektor Perdagangan di Batanghari Tak Capai Target, Ini Penyebabnya

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Batanghari dari sektor retribusi bidang perdagangan tidak mencapai target.

tribunjambi/musawira
Kepala Bidang Perdagangan Diskoperindag Batanghari, Feriyanto. Realisasi Pajak Sektor Perdagangan di Batanghari Tak Capai Target, Ini Penyebabnya 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Musawira

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Batanghari dari sektor retribusi bidang perdagangan tidak mencapai target.

Berdasarkan data realisasi penerimaan PAD khusus yang dikelola Diskoperindag Batanghari dari sektor retribusi sejumlah usaha di Pasar Keramat Tinggi Muara Bulian, Pasar Sungai Rengas, toko/mall, ruko di Muara Tembesi dan lain-lainya, pemerintah daerah menargetkan sebesar Rp 942 juta.

Sedangkan realisasi PAD per 30 Desember 2020 hanya mencapai Rp 906 juta dengan persentase 96 persen.

Baca juga: BREAKING NEWS Belasan Unit Rumah Yang Ada di Pelepat dan Bungo Dani Terendam Banjir

Baca juga: Pengakuan Keluarga Indah Penumpang Sriwijaya Air SJ 182, Foto di Kabin Pesawat Jadi Pertanda Buruk

Baca juga: Siapa Komjen Listyo Sigit Prabowo, Mantan Ajudan Presiden Jokowi Yang Kini Jadi Calon Kapolri 

Kepala Bidang Perdagangan Diskoperindag Kabupaten Batanghari, Feriyanto mengatakan, untuk pendapatan pasar pada 2020 kemarin bisa dibilang belum mencapai target.

Di mana, saat ini tercatat masih ada sekitar Rp 35 juta lebih yang belum terealisasikan.

“Tidak mencapai target ini berkaitan juga dengan adanya kenaikan yang ditargetkan pemerintah ke kita,” kata Feriyanto, Minggu (10/1/2021).

Feri mengatakan, target harian di pasar keramat tinggi yang ditetapkan pemerintah masih terbilang tinggi.

Sebelumnya target harian Pasar Keramat Tinggi ditetapkan pemerintah Rp 35 Juta kini naik menjadi Rp 68 juta.

“Bila mana tak ada kenaikan tersebut pasti target PAD retribusi pasar bisa mencapai 100 persen,” ujarnya.

Baca juga: Sempat Marah karena Gagal Terbang Bersama Sriwijaya Air SJ182, Kini Jadi Bersyukur, Ini Kisahnya

Baca juga: Kisah Sedih Bidan Meninggal Karena Terpapar Covid-19, Ayah dan Ibu Juga Berpulang Karena Terpapar

Baca juga: Keluarga Diego Kopilot Sriwijaya Air SJ 182 Syok, Rute Mendadak Berubah Keluarga Tahunya ke Padang

Ia menambahkan, dengan tidak tercapainya target ini, pihaknya akan mengambil langkah untuk koordinasi dengan Badan keuangan Daerah untuk menurunkan target di Pasar Keramat Tinggi karena jauh dari  capaian target.

“Terkait hal ini kita juga memahami kondisi pandemi, seban para pedagang yang ada dalam sehari bukan bertambah malah terjadi pengurangan serta masih banyak pedagang yang belum menempati los penjualan,”
pungkasnya.

Penulis: A Musawira
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved