UMKM Jambi
VIDEO Lebih Dua Dekade Berdiri, Warung Sop Tradisional ini Makin Eksis di Tengah Era Digitalisasi
Seperti tidak tersentuh digitalisasi dengan transaksi perdagangan online ( e-commerce ).
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Nani Rachmaini
Beberapa hari kemudian, pelangganya tadi kembali dengan membawa beberapa temanya.
Baca juga: Angka Kriminalitas di Kabupaten Tanjabbar Turun 27,27 Persen, Penanganan Kasus Meningkat
Baca juga: Polsek Batang Asai Sarolangun Amankan Perempuan yang Bawa Sabu ke Mess Pemda
Baca juga: 3 Kecamatan di Muarojambi Ini Bertahan di Zona Hijau, Kadinkes Berharap Dapat Dipertahankan
Semenjak saat itu warung sop ini tidak pernah sepi.
Beberapa bulan setelah kejadian tersebut cabang keduanya ini pun dibangun.
"Awalnya tidak sebesar ini, hanya sampai bagian depan sana" katanya sambil menunjuk ke salah satu meja makan.
Namun semakin bertambahnya waktu, warungnya makin diperbesar, hingga sampai saat ini.
Parkirannya juga besar sehingga pengguna mobil nyaman untuk memarkirkan kendaraanya, tanpa harus mengganggu pengguna jalan yang lain.
Lahir setelah pemilu pertama setelah kejatuhan Suharto
Warung Lindekss pertama Kali hadir sebelum tahun 2000an. Lebih tepatnya setelah pemilihan umum pertama setelah Soeharto lengseng.
Kala itu, Parlan kebagian tugas menyiapkan konsumsi panitia KPPS yang sedang rapat.
Parlan menyediakan sop tulang saat itu.
Banyaknya respon positif dari anggota KPPS dan saran untuk membuka warung sop. Ditindaklanjuti oleh Parlan beberapa bulan kemudian.
Saat itu warungnya tidak seramai sekarang.
Lokasih yang tidak terlalu strategis, membuka warung sop ini, tidak begitu begitu ramai, walaupun tidak bisa juga dikatakan sepi peminat.
Pelanggan yang telah tau kualitas rasa sopnya tidak segan untuk menjadi pelanggan setianya kala itu.
Namun, kesabaran dan konsisten akan rasa yang disuguhkan membuat Parlan bisa sukses dengan warung sopnya.
Baca juga: Angka Kriminalitas di Kabupaten Tanjabbar Turun 27,27 Persen, Penanganan Kasus Meningkat
Warung sop ini setiap hari buka dari pukul 09.00 wib sampai 21.00 wib.
(Tribunjambi.com/M.Yon Rinaldi)