Breaking News:

Catatan Akhir Tahun

Angka Kriminalitas di Kabupaten Tanjabbar Turun 27,27 Persen, Penanganan Kasus Meningkat

Angka kriminalitas di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) mengalami penurunan. Kapolres Tanjabbar,

TRIBUNJAMBI/SAMSUL BAHRI
Selama lebih kurang satu setengah bulan terakhir, Polres Tanjung Jabung Barat berhasil mengamankan 18 pelaku penyalahgunaan narkotika. 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Angka kriminalitas di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) mengalami penurunan. Kapolres Tanjabbar, AKBP Guntur Saputro menuturkan data itu pada Press Rilis, Rabu (30/12) di Mapolres Tanjabbar.

Kapolres yang didampingi Kabagops Polres Tanjabbar, Kompol Iswandi menyebutkan berdasarkan penanganan yang dilakukan selama 2020 ini, tercatat angka kriminalitas di wilayah hukum Kabupaten Tanjabbar mengalami penurunan.

"Untuk tahun 2019 terdapat 231 kasus tindak pidana yang berkaitan dengan kriminalitas.

Sementara itu, untuk tahun 2020 terdata setidaknya ada 168 kasus tindak pidana. Jika dilihat ada penurunan kasus sekitar 27,27 persen," ungkapnya.

Meskipun mengalami penurunan. namun untuk penyelesaian perkara tindak pidana yang terjadi meningkat.

"Penyelesaian perkara di 2020 ini mengalami peningkatan sekitar 25 persen. Terhadap hal tersebut tentu tidak lepas dari kinerja personel dan seluruh jajaran Polsek yang sudah bekerja keras mencoba untuk menertibkan Kamtibmas," katanya.

Untuk penyelesaian kasus tindak pidana yang belum terselesaikan akan ditargetkan selesai di 2021.

Pencurian dengan Pemberatan Paling Menonjol

ADA tiga kasus tindak pidana kriminalitas di wilayah hukum Polres Tanjabbar yang paling menonjol selama 2020. Kapolres Tanjabbar, AKBP Guntur Saputro menyebutkan pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian motor.

Jumlah kasus untuk pencurian dengan pemberatan sebanyak 39 kasus.

Sementara kasus curas terjadi sebanyak empat kasus, kemudian untuk kasus curanmor sebanyak 24 kasus. Jumlah keseluruhan tindak pidana sebanyak 168 kasus," katanya.

Di sisi lain, terkait dengan angka kasus tindak pidana narkoba di tahun 2020 mengalami kenaikan sebanyak 48 kasus dengan penyelesaian kasus sebanyak 51 kasus. Angka ini mengalami kenaikan dibanding tahun lalu.

"Kalau tahun lalu jumlah kasus sebanyak 31 kasus dengan penyelesaian kasus sebanyak 38 kasus," ungkapnya.

Soal laka lantas, diungkapkan oleh Kapolres di tahun 2020 terjadi penurunan angka kasus. Jumlah kasus laka sebanyak 50 kasus, angka ini jauh lebih rendah di banding tahun 2019 sebanyak 74 kasus.

"Untuk korban laka lantas sebanyak 113 orang, dengan kerugiaan materiil sebanyak Rp564 juta. Adapun pelanggaran lalu lintas yang terjadi 3.209," pungkasnya.

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved