Risma Blusukan ke Kolong Tol Pluit, Sebut Ini Cara Mengubah Nasib, 'Nanti Kita Buat Pecel Lele'

Sejak menjabat Menteri Sosial Tri Rismaharini mulai kerap blususkan menemui pemulung dan gelandangan.

Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi
Menteri Sosial Tri Rismaharini blusukan ke rumah pemulung pada hari pertama kerja. 

Risma Blusukan ke Kolong Tol Pluit, Sebut Ini Cara untuk Mengubah Nasib, 'Nanti Kita Buat Pecel Lele'

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Sejak menjabat Menteri Sosial Tri Rismaharini mulai kerap blususkan menemui pemulung dan gelandangan.

Kali ini Risma menemui warga penghuni kolong tol Gedong Panjang, Pluit, Jakarta Utara, Rabu (30/12/2020).

Kepada penghuni gubuk dan bangunan liar bawah tol, Risma menawarkan program pemberdayaan sehingga dapat meningkatkan taraf hidup.

Hal yang sama dilakukan Risma pada Senin lalu kepada warga di bantaran kali di Jakarta Pusat.

Risma mempersilakan para pria penghuni bawah tol untuk meneruskan profesi sebagai pemulung. Kepada ibu-ibu akan diajari membuka usaha mikro.

Baca juga: Risma Mulai Blusukan di Jakarta Sampai Anies Baswedan Kena Sindir, Biar Pak Anies yang Benerin

Baca juga: Karisma Komjen Gatot Eddy Pramono Sulit Ditandingi, Calon Kuat Pengganti Kapolri Jenderal Idham Aziz

Baca juga: Reaksi Kocak Rocky Gerung Tahu Foto Koruptor Ini Dipakai untuk Kalender 2021, Mau Disebar di Warteg

Baca juga: Siapa Zuhairi Misrawi Ini, Kader NU yang Berani Jawab Tantangan Fadli Zon Wakili Menteri Agama Yaqut

Risma menawarkan ibu-ibu untuk mengolah warung lele di mana peternakaannya dan bibit lelenya sudah dikelola di Balai Rehabilitasi Sosial Eks Gelandangan dan Pengemis (BRSEGP) "Pangudi Luhur" Bekasi.

“Bapak-bapak nggak apa-apa cari uang tetap menjadi pemulung. Nanti, ibu-ibu kita ajari cari uang. Di belakang itu ada lele (halaman belakang BRSEGP “Pangudi Luhur”) nanti kita buat pecel lele. Atau buat yang lain. Nanti kita bisa jual, ya. Kemarin itu di Balai “Pangudi Luhur” itu di pinggir jalan gede. Nanti aku yang resmikan" kata Risma, Rabu (30/12/2020).

Kepada warga setempat Risma menekankan bahwa mengubah nasib salah satunya harus melalui pendidikan.

Risma menemui warga penghuni kolong tol
Risma menemui warga penghuni kolong tol Gedong Panjang, Pluit, Jakarta Utara (30/12/2020).

Risma menyatakan, telah melakukan langkah-langkah serius dan nyata untuk membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari kalangan kurang mampu selama menjadi Wali Kota Surabaya. Seperti anak pemulung tukang batu, tukang tambal, tukang pijat.

“Mereka sudah banyak yang menjadi sarjana. Nanti saya berikan beasiswa. Nanti saya beli barang-barang yang dikumpulkan ini. Saya ini ibunya pemulung,” katanya.

Kepada warga ia menyatakan alasannya mengapa perlu datang ke lokasi ini, semata-mata untuk mengajak mereka mengubah nasib.

“Silakan saja ‘saya ini pemulung bu’. Nanti saya siapkan pulungannya. Aku sing njaluk (saya yang minta). Nanti saya carikan sampah kementerian untuk penjenengan. Tapi tempatnya tidak di sini pak, karena tidak sehat. Nanti saya berikan tempat, penjenengan lihat dulu. Iku onok omah apik-apik pak (itu ada rumah bagus-bagus pak). Kosong. Aku yo isin (saya ya malu) pak. Iku onok kamare, onok ruang tamune (ada kamarnya, ada ruang tamunya),” kata Risma.

Baca juga: Pengakuan Mantan Agen CIA Kejutkan Dunia, Ini Hasil Interogasi Saddam Hussein Jelang Eksekusi Mati

Baca juga: Syekh Ali Jaber Tiba-tiba Jadi Sorotan Setelah Kondisi Ini Menimpanya, Aa Gym Minta Dikirim Doa

Baca juga: Media Jerman Bongkar Kegaduhan Soal Virus Corona Varian Baru, Sejak November Sudah Muncul di Sini

Dalam kesempatan itu, Risma juga mengajak berdiskusi perwakilan dari Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dan Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) yang hadir di lokasi kunjungan. Risma berencana melibatkan mereka untuk menjangkau pelayanan terhadap Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved