Breaking News:

Mahfud MD Bantah Ada Kriminalisasi Ulama, Politisi PKS: Sebagian Merasa Hal Itu, Sebut Respon Aparat

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD membantah anggapan yang menyebut adanya kriminalisasi ulama di Indonesia.

Editor: Rohmayana
tribunnews.com
Prof Mohammad Mahfud MD 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera tak sependapat dengan pernyataan Mahfud MD tersebut.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD membantah anggapan yang menyebut adanya kriminalisasi ulama di Indonesia.

Sebab, sebagian masyarakat merasa kriminalisasi terjadi kepada para ulama.

Anggota Komisi II DPR RI itu lantas membandingkan dengan respons lambat polisi saat ada laporan terhadap kelompok atau pendukung pemerintah.

Baca juga: TEGAS, Mahfud MD Sebut Tidak Ada Pelanggaran Penjemputan Rizieq Shihab di Bandara, Tapi

Kuncinya, kata Mardani adalah keadilan dengan cara berdialog.

"Akarnya didialog. Keadilan memang mesti berlaku untuk semua," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengaku bertanya beberapa aktivis termasuk keponakannya yang mengaku simpatisan Rizieq Shihab dan FPI, meski bukan anggota FPI, serta gerakan perjuangan yang katanya perjuangan Islam. 

Mahfud mengaku menanyakan hal tersebut karena gerah dengan narasi di Indonesia ada Islamofobia dan karenanya terjadi "kriminalisasi terhadap ulama".

Ketika dikonfirmasi Tribunnews.com pada Kamis (24/12/2020) Mahfud membenarkan cerita tentang pertanyaan tersebut ia unggah pertama kali di grup Whats App "Globalized NU".

"Kapan terjadi kriminalisasi ulama? Coba sebutkan satu saja ulama yang dikriminalisasi," lanjut Mahfud.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved