China Nyaris Kuasai Ekonomi Timor Leste, Warga Tiongkok Justru Hidup Sengsara Begini Kondisinya Kini

Dengan berbagai cara China nyaris mengusai semua perekeonomian di Timor Leste pasca merdeka dari Indonesia.

Editor: Teguh Suprayitno
Kolase/Intisari Ilustrasi
Ilustrasi gadis China menjajakan diri- Banyak warga China di Timor Leste justru hidup menderita, meski nyaris kuasai sektor ekonomi di Asia. 

Banyak orang Tionghoa, mengalami Diskriminasi dalam hal sederhana, misalnya diberi harga lebih mahal dalam membeli sayuran di pasar dan penghinaan.

Baca juga: Media Australia Bongkar Kelakuan Staf PBB di Timor Lester, Tiap Malam Lakukan Ini Pada Gadis China

Baca juga: Amerika Terancam Perang, Trump Langsung Temui Kim Jong Un, Biden Pilih Cara Ini Hadapi Korea Utara

Baca juga: Korea Utara Mengerikan, Pasien Covid-19 Dibiarkan Mati Kelaparan, Terbongkar Ini Tujuan Kim Jong Un

Menjadi korban pelemparan oleh pemuda yang merasa bosan di pinggiran jalan, hingga tindakan keras yang lebih jahat lagi.

Ironisnya, banyak yang mengira bahwa orang China di Timor Leste adalah orang-orang berduit kenyataannya tidak semua.

Stereotipe kuno tentang wirausaha, panjat tangga, pebisnis Cina berlaku.

Selama berabad-abad Timor Leste sebagai koloni Portugis, anak-anak Tionghoa-Timor dari pemilik bisnis imigran Tionghoa menjadi mayoritas populasi sekolah.

Karena keluarga Timor Leste tidak mampu membayar biaya yang dibebankan oleh pemerintah kolonial.

"Mereka berpikir, oh orang Tionghoa, kami hanya berbisnis, kami hanya pandai berbisnis, mereka punya uang, mereka bisa menyekolahkan anak mereka," kata Teresa Ku, 29 tahun kelahiran Tionghoa-Timor.

Kapal Perang China saat bersndar di pelabuhan Dili dan disambut meriah warga Timor Leste
Kapal Perang China saat bersndar di pelabuhan Dili dan disambut meriah warga Timor Leste (Chinamil)

"Itu sebabnya ketika Anda bersekolah dulu, 95% kelasnya adalah orang Tionghoa-Timor, tetapi jika Anda pergi sekarang, Anda dapat menghitung satu atau mungkin dua siswa di kelas," katanya.

Tetapi keluarga Tionghoa-Timor dapat menelusuri garis keturunan mereka empat atau lima generasi atau lebih.

Banyak yang masih mengalami Diskriminasi dari orang Timor lainnya.

Mulai dari pembayaran berlebihan yang halus untuk sayuran di pasar yang lebih umum, terjadi pada orang asing.

Penghinaan yang dilemparkan dari pemuda yang bosan di pinggir jalan hingga tindakan kekerasan yang lebih jahat.

Teresa ingat seorang tetangga yang terpaksa merelokasi kios ikan barbekyu miliknya dari sudut pasar pinggir pantai yang populer.

Setelah sesama penjual menyerangnya dengan panah dan seorang lagi yang pindah secara permanen ke Australia setelah tangannya dipotong.

Tahun 2018, saudara laki-laki Teresa diserang oleh sekelompok pria di jalan.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved