Breaking News:

Mendadak Warung Tuak Geger Setelah Mantan Petinju Ini Mabuk, Jalan Kaki dari Rumah Mantan Mertua

Seorang mantan petinju Sumatera Utara Aditya Surbakti babak-belur dikeroyong warga akibat mabuk.

TRIBUN MEDAN/HO
Aditya Surbakti, mantan atlet tinju Sumut menjadi korban penganiayaan saat dijumpai di Kota Medan, Senin (21/12/2020). 

Mendadak Warung Tuak Geger Setelah Mantan Petinju Ini Mabuk, Jalan Kaki dari Rumah Mantan Mertua

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang mantan petinju Sumatera Utara Aditya Surbakti babak-belur dikeroyong warga akibat mabuk.

Mantan juara Kejurnas Tinju Junior 2009 itu menjadi korban penganiayaan pada Sabtu (19/12/2020) malam di kedai tuak.

Aditya Surbakti, warga Jalan Jangka Medan, diduga dianiaya oleh oknum Kepling (kepala lingkungan) di Kelurahan Sei Putih Barat, Medan Petisah, Medan.

Awalnya, Aditya Surbakti sama-sama minum tuak di salah satu rumah yang berada di Jalan Duku Medan.

Baca juga: Beraninya Gibran Putra Jokowi, Belum Dilantik Jadi Wali Kota Solo Sudah Umbar Janji Ini Pada Menteri

Baca juga: PDIP Terancam Jika Biarkan Sandiaga Uno Jadi Menteri Jokowi, Hanya Ini Cara Selamat di Pilpres 2024

Baca juga: GEGER di Twitter, Gibran Akhirnya Ngaku Soal Isu Tas Bansos, Begini Katanya Saat Kepergok di Solo

Ia kemudian meminjam sepeda motor milik oknum kepling tersebut, untuk pergi ke rumah mantan mertua di Jalan Jangka Medan, pada Sabtu (19/12/2020) sekitar pukul 19.30 WIB.

Namun, ketika kembali ke tempat mereka minum, Aditya Surbakti yang diduga dalam kondisi terpengaruh minuman itu lupa membawa kembali sepeda motor yang dipinjamnya.

Ia meninggalkan motor tersebut dalam kondisi terparkir di Jalan Jangka Medan, rumah mantan mertuanya.

Aditya Surbakti, mantan atlet tinju Sumut menjadi korban penganiayaan saat dijumpai di Kota Medan, Senin (21/12/2020).
Aditya Surbakti, mantan atlet tinju Sumut menjadi korban penganiayaan saat dijumpai di Kota Medan, Senin (21/12/2020). (TRIBUN MEDAN/HO)

Melihat Aditya kembali dengan berjalan kaki tanpa membawa sepeda motor, oknum kepling marah dan bersama kawannya menganiaya Aditya.

Aditya sendiri mengaku lupa di mana sepeda motor itu ditinggalkan.

Halaman
123
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved