Breaking News:

Harga Cabai

Harga Cabai Makin Pedas, Pedagang Berharap Tidak Naik Lagi

Harga cabai merah dan rawit di Pasar Sengeti, Kabupaten Muarojambi kian pedas. Pasalnya harga cabai merah dan rawit di Pasar Sengeti

Tribunjambi/Hasbi
Seorang pedagang cabai di Pasar Sengeti sedang melayani pembeli, Senin (21/12/2020). 

"Harga cabai merah hari ini turun pada dua hati tersebut karena bertambahnya pasokan dari lokal, Medan, Palembang dan Jawa Tengah," ujar Rosnifa.

Harga cabai merah saat ini disyukuri pedagang cabai dan pembeli di Pasar Angso Duo. Kepada Tribun mereka mengatakan, harga cabai sudah lumayan murah dibanding dua minggu lalu yang tembus Rp80 ribu per kilogram. Saat itu saya tidak jual cabai merah, karena kalau harga tinggi pasti daya belinya rendah,” ujar Wati, Pedagang Cabai di Pasar Angso Duo, Senin (21/12).

“Iya harga cabai merah, dari Sabtu dan Minggu ini turun. Ya semoga mendekati akhir tahun ini tidak naik lagi harganya,” Ujar Nina, pembeli cabai.

Pembeli Ayam Potong Sepi

HARGA bahan pokok di Pasar Sengeti, Kabupaten Muarojambi tidak hanya mengalami kenaikan pada harga cabai. Harga daging ayam potong juga mengalami kenaikan sejak Minggu (20/12).

"Kemarin kami jual diharga Rp33 ribu perkilo, sedangkan hari ini kami jual Rp37 ribu," kata Anggi seorang pedagang di Pasar Sengeti saat ditemui Senin (21/12).

Selain itu, pedagang daging ayam potong ini beda dengan pedagang cabai, karena ia sangat mengeluhkan degan kenaikan harga jual ayam yang ia jajalkan.

"Iya sedikit susah menjualnya, biasanya untuk stok 18 kilogram sehari degan harga Rp33 ribu cepat habis, sedangkan hari ini kami hanya nyetok 14 kilogram belum habis jam segini," ungkapnya.

Kenaikan harga daging ayam potong ini juga disebabkan menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru.

"Selain harganya cukup mahal, pembeli nya juga sepi di pasar ini," tutur Anggi.

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved