Breaking News:

Sidang Ketok Palu DPRD

Pengakuan Nurhayati Pada Jaksa KPK, Sebut Ada 'Uang Terima Terimakasih Dari OPD' di Tahun 2018

Nurhayati, mantan anggota DPRD Provinsi Jambi yang dihadirkan sebagai saksi kasus ketok palu DPRD Provinsi Jambi, turut memberikan keterangan

Tribun Jambi/Hendro Sandi
Nurhayati, mantan anggota DPRD Provinsi Jambi yang dihadirkan sebagai saksi kasus ketok palu DPRD Provinsi Jambi, turut memberikan keterangan persidangan di Pengadilan Tipikor Jambi, Kamis, 3 Desember 2020. 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Hendro Sandi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Nurhayati, mantan anggota DPRD Provinsi Jambi yang dihadirkan sebagai saksi kasus ketok palu DPRD Provinsi Jambi, turut memberikan keterangan persidangan di Pengadilan Tipikor Jambi, Kamis, 3 Desember 2020.

Di hadapan majelis hakim yang diketuai Erika Sari Emsah Ginting, Nurhayati mengaku tidak mengetahui bahwa ada uang ketok palu di tahun 2017.

"Kalau di tahun 2018 ada saya dengar dari kawan-kawan sesama dewan," katanya menjawab pertanyaan Jaksa KPK.

Ia mengaku hanya mengikuti rapat Komisi I, untuk membahas anggaran.

Baca juga: Setelah Viral, Tukang Bakso Keliling yang Ditendang Pria Bermobil Hingga Terpental Lapor Polisi

"Rapat yang lain tidak ikut. Tapi rapat Komisi ada. Saya di Komisi I," ujarnya.

Kepada jaksa, Nurhayari mengakui ada hadiah untuk pengesahan RAPBD Provinsi Jambi.

"Ada, katanya uang terimakasih dari OPD. Itu untuk tahun 2018," ungkap mantan dewan dari fraksi Demokrat ini.

Untuk uang fraksi Demokrat, kata Nurhayati, akan langsung di distribusikan oleh suaminya, yang tak lain adanya terpidana dalam kasus ini, yakni Saifuddin, mantan assisten Setda Provinsi Jambi.

Sidang kasus ketok palu DPRD Provinsi Jambi, dengan terdakwa Cornelis Buston, Syahbandar dan Chumaidi Zaidi, kembali berlanjut di Pengadilan Tipikor Jambi, Kamis, 3 Desember 2020.

Halaman
12
Penulis: HR Hendro Sandi
Editor: Edmundus Duanto AS
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved