Breaking News:

Berita Merangin

Larikan Anak di Bawah Umur, Paksa-paksa Sampai Cabul, AS Warga Kerinci Dipolisikan Warga Merangin

Seorang warga Desa Tamiai Kecamatan Batang Merangin Kabupaten Kerinci diciduk polisi. Pria berinisial AS (36) tersebut diamankan

huffington post
Ilustrasi korban pencabulan. Anak di bawah umur di Merangin jadi korban 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO -- Seorang warga Desa Tamiai Kecamatan Batang Merangin Kabupaten Kerinci diciduk polisi. Pria berinisial AS (36) tersebut diamankan karena sengaja melarikan anak di bawah umur.

Korban merupakan NP (15) warga Desa Air Lago Kecamatan Siau Kabupaten Merangin

Informasi yang dihimpun, korban sudah dilarikan oleh AS sejak November 2020 lalu.

Bahkan korban sudah dinikahi secara sirih oleh pelaku di Sumatera Selatan.

Awal mula kejadian tersebut pada Agutus lalu, ketika liburan Hari Raya Idul Adha korban diajak pelaku untuk Pergi ke Waterboom FA Pamenang.

Baca juga: Keberadaan Habib Rizieq Jadi Misteri, Haikal Hasan Enggan Ungkap Dimana Bos FPI: Bukan Musuh Negara

Baca juga: Pilkada Serentak Jambi 9 Desember 2020, Kerusakan Surat Suara Mencapai 5 Persen

Baca juga: VIDEO: Heboh di Sekernan Muarojambi, Ular Piton Panjang 7 Meter Telan Dua Kambing

Setelah dari situ, pelaku lalu mengajak korban ke Hotel rizki yang berada di Pamenang dengan untuk beristirahat, kemudian ketika berada di kmal hotel tersebut pelaku merayu korban melakukan hubungan badan, pada awlanya korban menolak, akan tetapi dirayu oleh pelaku.

Ketika itu pelaku mengatakan jika korban hamil maka pelaku akan bertangung jawab, dan korban pasrah hingga pelaku menyetubuhi korban, dan persetubuhan tersebut berlangsung hingga pada bulan oktober. 

Setelah itu pada tanggal 27 Oktober pelaku mengajak korban untuk kabur dari asrama sekolah tanpa seizin dari orang tua korban, dan pelaku menjanjikan akan menikahi korban, setelah pelaku dan korban pergi ke Pamenang dan menginap di Hotel Rizk selama satu malam.

Keesokan harinya pelaku mengajak korban menyewa kos di Pasar Pamenang selama kurang lebih dua minggu, kemudian pelaku mengajak korban untuk pergi ke rumah saudaranya yang berada di Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan.

Di sana, pelaku menikahi korban secara siri tanpa sepengatahuan orangtua korban.

Halaman
12
Penulis: Muzakkir
Editor: Nani Rachmaini
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved