Breaking News:

Pilkada di Jambi

KPPS di Tebo Terpapar Covid-19 Belum Dinonaktifkan, Jalani Isolasi, Ini Identitas dan Asal Kecematan

Enam orang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang terpapar Covid-19 belum dinonaktifkan

Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/darwin sijabat
Enam orang dari 48 anggota KPPS Kabupaten Tebo yang dinyatakan reaktif rapid test beberapa waktu lalu dinyatakan terpapar Covid-19.  

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA TEBO - Enam orang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang terpapar Covid-19 belum dinonaktifkan, melainkan wajib menjalani isolasi dan tidak diperkenankan bertugas.

Enam orang dari 48 anggota KPPS Kabupaten Tebo yang dinyatakan reaktif rapid test beberapa waktu lalu dinyatakan terpapar Covid-19. 

Namun dari positifnya beberapa orang KPPS tersebut hingga kini KPU Kabupaten Tebo belum menonaktifkan dari penyelenggara Pemilu. 

Komisioner KPU Tebo, Nani Efendi mengatakan bahwa berdasarkan laporan dari tim gugus tugas Covid-19 Tebo  terdapat enam orang anggota kpps yang dinyatakan terpapar Covid-19.

Dia mengatakan pasien yang terpapar Covid 19 yang berasal dari kluster penyelenggara itu diserahkan kepada tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Tebo untuk dilakukan isolasi.

Baca juga: Sejak Januari-November 2020, Basarnas Jambi Tangani 36 Kali Bencana Alam Ancam Jiwa Manusia

Baca juga: Tubuh Seksi Syahrini Disebut Berubah, Warganet Heboh Salahkan Reino Barack: Tersangkanya Pak RB

Baca juga: Warga Laporkan Baju Muslim di Sekolah Anaknya Belum Diberikan, Ini Jawaban Kadisdik Provinsi Jambi

"Keenam orang ini (KPPS Positif Covid-19) kita serahkan kepada tim gugus tugas untuk penanganan selanjutnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujarnya.

Dijelaskannya, meskipun keenam orang anggota KPPS yang dinyatakan positif Covid-19 belum dilakukan pemecatan atau penonaktifan dari penyelenggara sebab regulasi yang mengatur pemberhentian tidak ada.

"Regulasinya seperti itu, PKPU nomor 6 tahun 2020 itu tidak bisa kita berhentikan dan tidak bisa kita ganti tapi tidak bisa kita libatkan atau kita minta isolasi," katanya.

Namun, jika melihat dari peraturan perundang-undangan anggota ppk atau pps yang sedang menjalani rawat inap atau isolasi mandiri dan positif Covid-19 sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak diperbolehkan melaksanakan tugasnya dan  tidak dapat dilakukan pergantian antar waktu kecuali karena alasan lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sebelumnya diberitakan, mendekati 10 hari menjelang pemilihan umum kepala daerah serentak provinsi jambi terdapat enam orang anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (kpps) komisi pemilihan umum (kpu) kabupaten tebo/ hari ini dinyatakan positif Covid-19.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved