Breaking News:

Berita Sungaipenuh

Harga Gas Elpiji 3 Kg di Sungaipenuh Melambung 

Gas elpiji 3 kilogram diperuntukkan bagi rakyat kecil dengan harga yang disubsidi pemerintah. Namun di Kota Sungai Penuh..

Penulis: Herupitra | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUN JAMBI
Ilustrasi. Gas LPG 3 Kg di Sungaipenuh, langka 

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Gas elpiji 3 kilogram diperuntukkan bagi rakyat kecil dengan harga yang disubsidi pemerintah. Namun di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci harga jual gas melon itu  jauh melambung tinggi.

Masyarakat dan para pedagang makanan skala kecil dan sejenisnya pun menjerit tingginya harga gas elpiji 3 Kg yang mencapai Rp 35 ribu hingga Rp 40 ribu.

Seperti yang diutarakan Deka salah seorang warga Kumun Debai, Senin (30/11). Ia mengatakan, bahwa dirinya tidak bisa mendapatkan gas elpiji 3 Kg di pangkalan resmi lantaran stoknya terbatas dan harus antre lama.

"Kalau beli di warung biasanya Rp35 ribu atau lebih. Sedangkan di pangkalan gasnya cepat  habis karena diambil langsung oleh orang warung dan orang warung menjual dengan harga yang cukup mahal," kata Deka.

Dia berharap Dinas Perdagangan dan Penindustrian Kota Sungai Penuh segera mencari solusi dan menyelesaikan kelangkaan elpiji di Sungaipenuh. 

Baca juga: Kabar Gembira, 114 Pasien Covid-19 di Sarolangun Sembuh

Baca juga: KABAR Baik Buat Guru Honorer yang Diangkat Jadi PPPK, Gajinya Setara Guru PNS, Cek Tunjangannya

Baca juga: Pengemudi Pajero Penghantam Warung di Telanaipura Masih Dijeruji, Kronologi Kecelakaan Beruntun

"Kita minta pemerintah serius tangani, kalau memang ada yang bermain penegak hukum harus tegas," harapannya.

Senada, Mela, salah seorang pedagang makanan di Sungaipenuh, juga mengakui kesulitan mencari elpiji 3 kilogram untuk kebutuhan rumah tangganya dan untuk berdagang.

"Sangat langka, harganya ditingkat pengecer mulai dari Rp 35 sampai Rp 40 ribu per tabung," ungkapnya.

Meskipun harganya selangit, namun karena hal itu kebutan pokok rumah tangga, dirinya terpaksa membeli juga.

"Walaupun harganya sampai 40 ribu, ya kita beli juga, jika tidak dibeli, kita tidak bisa berjualan," cetusnya dengan nada kesal.

Bukan hanya di Kota Sungai Penuh kelangkaan dan mahalnya gas elpiji 3 kilogram juga terjadi di Kabupaten Kerinci. Sama seperti kota Sungai Penuh harga gas subsidi tersebut kisaran Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu per tabung. 

Terkait hal ini, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Sungai Penuh maupun dinas perdagangan Kerinci belum bisa dikonfirmasi.

(tribunjambi/herupitra)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved