UMKM Jambi

Berawal Dari Berjualan Online UMKM ini Sekarang Sudah Memiliki Outlet

UMKM memang paling cepat bangkit dari dampak Corona, satu di antaranya Happy Donat. UMKM kuliner ini pada awalnya berjualan secara online

Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/yon rinaldi
Produk Happy Donat, penjual donat di Jambi, yang merupakan UMKM di Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – UMKM memang paling cepat bangkit dari dampak Corona, satu di antaranya Happy Donat.

UMKM kuliner ini pada awalnya berjualan secara online, memanfaatkan dapur rumahnya sebagai tempat produksi Siti Widiyani berhasil mengembangkan usaha donat rumahannya.

Walaupun sempat terpuruk di awal Corona, namun kegigihanya mampu membuat dia berkembang, bahkan saat ini dia telah memiliki Outlet sendiri di daerah Arizona.

Suaminya pun memilih untuk fokus membantu dia mengembangkan usahanya. Pembagian tugas antara produksi dan marketingnya pun dibagi secara apik.

Siti Widiyani fokus mengurusi masalah produksi dan inovasi produk, sedangkan suaminya lebih ke penetrasi pasar dan mapping area.

Baca juga: SEDANG TAYANG! Live Streaming Mata Najwa Trans7, Kupas Kasus Menteri Edhy Prabowo Terjaring OTT KPK

Baca juga: Cerita Saksi Mata Saat Edhy Prabowo Ditangkap di Bandara Soetta, Ali Mochtar: Tidak Tahu itu KPK

Baca juga: Chord Gitar dan Lirik Lagu Iwan Fals Judul Ikan-ikan Lengkap Download Lagu MP3 Cocok untuk Koleksi

Pengalaman bertahun-tahun sebagai marketing mobil yang didapatkan suami Siti Widiyani sangat bermanfaat untuk pengembangan UMKM yang mereka dirikan.

Siti Widiyani mengatakan Saat ini, setiap hari Happy Donat mampu menjual hingga 18 boks pe rhari.

“Itu tidak termasuk, pesanan secara online,” ujarnya kepada Tribunjambi.com beberapa hari yang lalu.

Produk Happy Donat, penjual donat di Jambi, yang merupakan UMKM di Jambi.
Produk Happy Donat, penjual donat di Jambi, yang merupakan UMKM di Jambi. (tribunjambi/yon rinaldi)

Satu boks berisi 12 donat, harganya sendiri relatif murah hanya Rp 25 ribu per boks. Namu Siti Widiyani juga menyediakan untuk paket setengah boks ( isi enam ). Untuk setengah bok dijualnya hanya Rp 15 ribu.

Selain donat Siti Widiyani juga menjual menjual kue tart, kue lapis nanas, dan bolen. Kue tart di jualnya mulai dari Rp 65 ribu rupiah.

Sedangkan bolen satu boks dijualnya seharga Rp 20 ribu. satu boks berisi empat kue bolen. Khusus untuk kue bolen setiap pembelian dua boks harganya hanya Rp 35 ribu.

Kue nanas dijualnya seharga Rp 150 ribu per loyang. Namun dia juga menjual dengan ukuran setengah loyang. Setengah loyang dijualnya seharga Rp 80 ribu.

Siti Widiyani menceritakan keahliannya membuat donat berasal dari kurus membuat kue yang dia ikuti.setelah selesai dari kursus tersebut dia mulai mendirikan UMKM dengan Brand Happy Donat  satu setengah tahun yang lalu.

Di saat masih berjualan online Siti Widiyani telah memiliki beberapa reseller yang membantu dia memasarkan donatnya.

“Kala itu, suami belum begitu fokus membatu Happy Donat,” ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved