Breaking News:

Septya Bersyukur Dua Kali Persalinan Gratis dan Fasilitas Memuaskan Berkat JKN-KIS

Tia bersyukur berkat Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dalam dua kali persalinannya dan tidak dikenakan biaya

Istimewa
Septya peserta JKN-KIS 

TRIBUNJAMBI.COM - Siang itu, Minggu (15/11/2020), ketika diwawancara team jamkesnews melalui telepon, Septya tengah sibuk dalam kegiatan rutin hariannya sebagai seorang Ibu mengurus kedua putranya, Hamizan Hanif Alfirman, putra keduanya yang lahir secara caesar pada t11 Juli 2020, saat di mana pandemi covid-19 di Kota Jambi sedang dalam ambang batas tertinggi.

Sama dengan proses persalinan putra pertamanya yang dilakukan secara caesar, Septya atau yang akrab disapa Tia ini mengatakan, persalinan putra keduanya dilakukan secara caesar namun dilakukan di rumah sakit yang berbeda dari putra pertamanya, kali ini proses persalinan dilakukan di Rumah Sakit ( RS) Baiturahim Jambi.

Baca juga: Hujan Deras Sejak Minggu Malam, Sejumlah Desa di Merangin Kebanjiran

Baca juga: BPBD Sarolangun Sebut Banjir di Kecamatan Limun Hanya Lewat Saja

Baca juga: Penemuan Mayat di Teluk Nilau, Korban Bernama Arifin Warga Malang, Jawa Timur

Tia sebenarnya saat itu ingin melahirkan di rumah sakit yang sama tempat putra pertamanya lahir, yakni RSUD Raden Mattaher Jambi. Namun, kondisi RSUD Raden Mattaher yang telah berubah menjadi RS Rujukan pasien covid-19 membuat dokter tempat biasa Tia melaksanakan kontrol rutin pun menyarankan untuk pindah rumah sakit rujukan.

“Sebenarnya saya tetap ingin di rumah sakit yang sama dengan tempat Hizam (putra pertama) dilahirkan, namun dokter menyarankan untuk pindah rumah sakit saja karena pelayanan yang diberikan pun tiada beda dan sama sama dijamin oleh program JKN-KIS,” sebutnya

Di samping itu, Tia menuturkan, melahirkan pada masa pandemi Covid-19 rasanya berbeda dengan pengalamannya saat melahirkan anak pertamanya, dua setengah tahun yang lalu.

Baca juga: Wagub DKI Diperiksa Polisi Hari Ini Soal Pernikahan Putri Habib Rizieq, Ahmad Riza : Saya Akan Hadir

Baca juga: Misteri Wanita Baju Kotak-kotak di Kendaraan Tempur Anoa saat Penertiban Baliho Habib Rizieq

Baca juga: Millen Cyrus Ditangkap Kasus Sabu, Hotman Paris Sebut Ini di Unggahannya Soal Millendaru

“Pengawasan dari rs sewaktu melahirkan anak pertama tidak begitu ketat, suami tidak diperiksa atau tes kesehatan dulu, sekarang suami diperiksa kesehatan dan jumlah pengunjung pun dibatasi, namun kami tetap merasa nyaman,” ujar Tia

Sementara itu, ketika menjalani operasi caesar pada masa pandemi Covid-19, dia dianjurkan pemeriksaan rapid test covid-19 terlebih dahulu tapi tetap dijamin oleh program JKN untuk keseluruhan proses.

Tia menuturkan, dia menggunakan Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dalam dua kali proses persalinannya dan tidak dikenakan biaya sama sekali serta fasilitas yang didapat sangat memuaskan.

Pegawai melayani peserta BPJS Kesehatan
Pegawai melayani peserta BPJS Kesehatan (ISTIMEWA)

“Persalinan anak pertama dan kedua kami tetap menggunakan BPJS Kesehatan, walaupun dilaksanakan di dua rumah sakit berbeda, Tidak ada tambahan biaya apapun keduanya Rp 0. Prosesnya juga tidak rumit, langsung dibantu rs,” kata Tia

Bahkan Tia menyebutkan, dia tidak mengalami kesulitan sama sekali ketika melakukan transfer rumah sakit, yang mana awalnya dia berpikir akan kesulitan untuk melaksanakan pemeriksaan lanjutan di rumah sakit yang berbeda dari pemeriksaan rutin di awal.

Baca juga: Persiapan Kerjurnas, Atlet Muaythai Jambi Terus Berlatih dengan Protokol Kesehatan

Baca juga: Muncul Klaster KPPS, Minggu (22/11/2020) Kasus Covid-19 di Jambi Bertambah 29 Kasus

Baca juga: Daftar UMK 2021 Jawa Tengah dan Jawa Barat Tahun, Cek Deretan Daerah yang Tidak Naik

"Kareja kasus covid-19 meningkat drastis di Jambi sekitar Juni, sedangkan sebelum itu saya rutin kontrol di RSUD Raden Mattaher sekarang pindah ke RS Baiturahim saya pikir prosesnya akan sulit, ternyata tidak sama sekali asalkan kita mengikuti aturan serta prosedurnya,” sebut Tia

Tiia menyelipkan harapannya, agar penduduk Indonesia semakin percaya dan semakin banyak yang berpartisipasi aktif dalam mendukung keberlangsungan program ini. Karena program JKN-KIS ini adalah program pemerintah yang paling dirasakan manfaatnya.

Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved