Breaking News:

Wartawan Kompas Dipiting TNI Sampai Jatuh Tersungkur Saat Liput Penertiban Baliho Rizieq HP Dirampas

kekerasan pada wartawan kembali terjadi saat proses penurunan baliho FPI di Jakarta. Hal itu menimpa seorang wartawan Kompas.com, Nirmala Maulana.

Editor: Teguh Suprayitno
Getty Images/iStockphoto
Ilustrasi jurnalisme 

Wartawan Kompas Dipiting TNI Sampai Jatuh Tersungkur Saat Liput Penertiban Baliho Rizieq HP Dirampas

TRIBUNJAMBI.COM - kekerasan pada wartawan kembali terjadi saat proses penurunan baliho Rizieq Shihab imam besar FPI di Petamburan, Jakarta.

Hal itu menimpa seorang wartawan Kompas.com, Nirmala Maulana yang tengah melakukan peliputan.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat 20 November 2020 sekitar pukul 11.20 di pertigaan Jalan KS Tubun menuju Tanah Abang.

Saat itu, ponsel Nirmala direbut oknum TNI saat sengah meliput aktivitas personel TNI menurunkan baliho Front Pembela Islam (FPI) yang memampang wajah Rizieq Shihab.

Baca juga: Harus Ada yang Berani Lawan Habib Rizieq! Gubernur Lemhanas Dukung Pangdam Jaya, Fadli Zon Bereaksi

"Niatnya mau wawancara warga yang menyaksikan pencopotan poster Habib Rizieq di sekitar Tanah Abang. Tapi, sebelum sampai Tanah Abang, ada pencopotan poster di percabangan Jl Slipi I dan Jl KS Tubun," ujar Nirmala.

Anggota DPR RI Abraham Lunggana atau karib disapa Haji Lulung kecewa dengan tindakan TNI yang ikut mencopot baliho bergambar dirinya pada Jumat (20/11/2020). Padahal baliho yang ia pasang berisi kampanye ajakan patuh protokol kesehatan, dan terpasang di poskonya sendiri, Jalan Jalan H. Fachrudin Nomor 7, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Anggota DPR RI Abraham Lunggana atau karib disapa Haji Lulung kecewa dengan tindakan TNI yang ikut mencopot baliho bergambar dirinya pada Jumat (20/11/2020). Padahal baliho yang ia pasang berisi kampanye ajakan patuh protokol kesehatan, dan terpasang di poskonya sendiri, Jalan Jalan H. Fachrudin Nomor 7, Tanah Abang, Jakarta Pusat. (Dok. Pribadi Anggota DPR RI Abraham Lunggana)

Nirmala pun memutuskan berhenti dan mengambil beberapa foto menggunakan telepon selulernya.

Ketika selesai, Nirmala menuju kembali ke motornya.

"Tetapi belum sampai motor, saya di-sliding oleh satu TNI. Saya dipiting dan jatuh ke tanah. Kemudian satu TNI lagi datang," ujar Nirmala.

Kedua anggota TNI itu memintanya menghapus foto-foto yang baru saja diabadikannya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved