Buron Ibnu Ziadi Ditangkap

DPO Mantan Kadis PU Ditangkap, Ibnu Ziadi: 'Saya Tak Bisa Jawab, Psikis Saya Sedikit Terganggu'

Kepada awak media, Ibnu Ziadi enggan menjawab pertanyaan yang dilontarkan. Bahkan ia mengaku psikisnya sedang terganggu.

Penulis: HR Hendro Sandi | Editor: Nani Rachmaini
hendro herlambang
Ibnu Ziadi ditangkap tim gabungan Kejati Jambi, Kejari Sungai Penuh dan Kejari Jambi, 12 November 2020. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kepada awak media, Ibnu Ziadi enggan menjawab pertanyaan yang dilontarkan. Bahkan ia mengaku psikisnya sedang terganggu.

"Saya tidak bisa jawab, psikis saya sedikit terganggu," akunya.

Ibnu pun digiring menuju ruang tahanan Kejari Jambi, untuk dititipkan se malam, sebelum akhirnya dibawa ke Sungai Penuh pada Sabtu (14/11/2020) pagi. 

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi Johanis Tanak mengatakan, sebelum diterbangkan dari Jakarta menuju Jambi, pihaknya juga menerapkan protokol kesehatan.

Bahkan, Ibnu Ziadi telah di lakukan rapid tes dan hasilnya nom reaktif.

Baca juga: Soroti Aksi Pemeran Wanita di Video Syur Julurkan Lidah, Roy Suryo: Si Wanitanya yang Men-setting

Baca juga: Siapa Sebenarnya Selebgram SS? Teman Awkarin yang Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba

Baca juga: Suami Tonton Video Syur Istrinya Dengan Pria Lain, Lalu Lapor Polisi, Ternyata Dokter dan Bidan

"Kita pasti dengan protokol kesehatan. Yang bersangkutan tadi di tes rapid hasilnya non reaktif makanya bisa diterbangkan," katanya. 

Dititipkan di Tahanan Kejari

Mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sarolangun, Ibnu Ziadi, terpidana kasus korupsi pembangunan Irigasi Sungai Tanduk, Kabupaten Kerinci 2016, akhirnya berhasil ditangkap oleh Tim Tabur (Tangkap Buronan) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI bersama Tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Lenuh

Mantan Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR Provinsi Jambi itu sebelumnya telah dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO) Kejari Sungai Penuh beberapa waktu lalu.

Ibnu Ziadi kabur setelah Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan putusan kasasi selama 4 tahun penjara.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi Johanis Tanak mengatakan, terpidana ditangkap di Apartemen Aston Ancol, Jakarta.

"Ditangkap di apartemen di Jakarta," ujar Johanis didampingi Asintel Husen Admaja dan Kajari Sungai Penuh Romi Haryanto dan Kajari Jambi Rahman Eka Putra, Jumat (13/11/2020).

Selanjutnya, kata Johanis, terpidana akan dibawa ke Sungai Penuh untuk menjalani masa hukuman di Rutan Sungai Penuh.

"Tapi karena ini sudah malam, untuk malam ini kita titipkan di Rutan Kajari Jambi," pungkasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved