Breaking News:

Berita Bungo

Merumuskan Program Pemberdayan Suku Anak Dalam di Dusun Dwi Karya Bakti Bungo

Mak Nur, juga menambahkan meski bersekolah tinggi, Juliana tetap akan memegang teguh adat istiadat.

Tribunjambi/darwin
Mak Nurbaiti, Perempuan Suku Anak Dalam yang tinggal di Pemukiman SAD di Desa Dwi Karya Bhakti, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABUNGO - Suku Anak Dalam di Provinsi Jambi, sering muncul di pemberitaan dengan berbagai macam masalah yang dihadapi.

Mulai dari kehilangan ruang hidup, konflik lahan, perhatian pemerintah hingga harus berjuang merubah streotipe yang terbangun di masyarakat.

Data BPS Provinsi Jambi pada 2010, jumlah Suku Anak Dalam (SAD) di Provinsi Jambi sebanyak 3.198 jiwa dan sebagian kecil berada di Kabupaten Bungo yang berjumlah 286 jiwa.

Desa Dwi Karya Bhakti, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Muaro Bungo salah satu lokasi pemukiman SAD yang terdiri dari dua rombong, Rombong Hari dan Badai dengan total 39 kepala keluarga.

Baca juga: Harga Emas Antam Anjlok Rp 34.000 per gram (10/11), Pembeli Bulan Lalu Tekor 15%

Baca juga: Kasus Covid-19 Menurun, Evaluasi Instruksi Wali Kota Jambi Diperpanjang Jadi Satu Bulan

Baca juga: Enam Kelompoknya SAD di Sarolangun Dapat Penyuluhan Covid-19 dari Forum Kemintraan Sosial

Mereka menempati perumahan yang dibangun Kementerian Sosial sejak 2014. Sebelumnya, kedua rombong tinggal berpindah di sekitar kebun karet.

Pemerintah Kabupaten Bungo membeli areal seluas 6,8 hektare untuk dibangunkan rumah sebanyak 60 unit di Desa Dwi Karya, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo.

Dukungan demi dukungan untuk rombong yang sudah memilih menetap terus berjalan hapir selama 6 tahun terakhir.

Akses untuk mendapatkan pengakuan secara kependudukan terbuka luas, mengikuti akses lain agar mereka berdaya dengan kondisi yang saat ini dihadapi.

Nurbaiti, perempuan Suku Anak Dalam yang tinggal di Desa Dwi Karya Bakti mengaku pilihan untuk menetap mereka pilih karena ketiadaan hutan tempat mereka bergantung hidup.

“Berumah dan hidup kayak orang luar adalah mau kami. Dan kami perlu bantuan pemerintah guna itu,” sebutnya.

Halaman
123
Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved