Breaking News:

19 Kg Sabu dari Batam Diamankan

Terlibat Kasus Narkoba, Enam Warga Merangin Diamankan Polisi, Satu di Antaranya Oknum ASN Dinas PMD

Enam orang tersebut diamankan dalam kurun beberapa Minggu belakangan ini. Dari enam orang itu, satu di antaranya ada oknum ASN.

Tribunjambi/Muzakkir
Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy P saat press rilis kasus narkotika. 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Terlibat dalam kasus narkotika, enam orang warga Merangin diciduk polisi.

Enam orang tersebut diamankan dalam kurun beberapa Minggu belakangan ini. Dari enam orang itu, satu di antaranya ada oknum ASN.

Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy P menyebut jika enam orang tersebut diamankan di waktu berbeda dan tempat yang berbeda pula.

"Semuanya ada enam orang," kata Andi, Senin (9/11/2020).

Baca juga: Gegara Unggah Foto Ini, Rangga Azof Kena Tegur Sang Kakak, Rencana Nikah Dibocorkan Orang Dekatnya

Baca juga: Edi Purwanto Terima Sum Indra Gabung ke PDIP

Baca juga: SINOPSIS Ikatan Cinta RCTI Malam Ini, Senin (9/11/2020), Al dan Andien Bakal Mesra Lagi Usai Ribut?

Andy membenarkan jika dari enam orang tersebut ada seorang ASN yang kesehariannya berdinas di kantor Dinas PMD Merangin. Dia diamankan usai melakukan transaksi di wilayah Tabir.

Dari tangan pelaku ditemukan barang bukti berupa Shabu yang disimpan didalam dompet. Dari hasil interogasi, pelaku yang bernama Awang Dermawan tersebut mengakui jika barang bukti tersebut memang milik dia.

Sementara lima orang lainnya adalah Zamroni (40) warga pinang Merah Kecamatan Renah Pamenang, kemudian Agus Susanto (41) warga Desa Rasau Kecamatan Renah Pamenang, Mahmuda (20) Waga Rantau Limau Manis Kecamatan Tabir Ilir.

Jalaludin (29) warga Desa Bungo Tanjung Kecamatan Pangkalan Jambu. Dan Rohima Irawan (28) warga Desa Kampung Limo Kecamatan Pangkalan Jambu.

Dari enam pelaku itu, petugas berhasil mengamankan sekitar 20 gram sabu. Selain itu pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa bong atau alat hisap, pirek, kendaraan pelaku dan barang-barang lainnya termasuk uang tunai.

Atas kasus ini, pihaknya masih melakukan pengembangan. Dan tidak menutup kemungkinan bakal ada tersangka baru.

"Untuk tersangka akan terancam hukuman kurungan penjara diatas lima tahun," imbuhnya.

Penulis: Muzakkir
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved