Breaking News:

Pilpres AS Disebut Mirip Indonesia, Gara-Gara Donald Trump Ancam Menggugat Jika Joe Biden Menang

Saling klaim kemenangan antara calon presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Joe Biden menambah seru situasi politik setempat.

ist
Joe BIden dan Donald Trump 

TRIBUNJAMBI.COM - Saling klaim kemenangan antara calon presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Joe Biden menambah seru situasi politik setempat. Saling klaim kemenangan terjadi karena selisih tipis dalam perolehan suara elektoral dalam proyeksi hasil pilpres AS.

Saling klaim kemenangan pilpres di negara adidaya tersebut menjadi perbincangan luas oleh netizen dunia. Bahkan, disebut-sebut situasi politik dalam pilpres AS mirip situasi pilpres di Indonesia. Kok bisa?

Ceritanya ketika Donald Trump mengancam akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Agung (Supreme Court) jika kalah dari Joe Biden. Donal Trump merasa dicurangi.

Baca juga: Ketagihan Sabu, Pelaku Gabung Spesialis Jambret Kota Jambi, Diringkus Polisi Saat Sedang Beraksi

Baca juga: Download Lagu DJ Remix Full Bass Dugem Terbaru 2020, Ada Video DJ Breakbeat, DJ Tiktok dan DJ Opus

Baca juga: Sepuluh Tahun yang Lalu Petani di Bahar Sempat Dapat Bantuan Pupuk Subsidi, Sekarang Tidak Ada Lagi

Jurnalis senior ABC Australia David Lipson, melalui akun Twitter-nya yang terverifikasi, David yang merupakan kepala biro AS untuk ABC Australia, menyebutkan, saling klaim kemenangan itu mirip dengan kondisi pilpres di Indonesia.

"Feeling like Indonesian politics rn," tulis David.

David Lipson sendiri pernah berpengalaman sebagai jurnalis yang meliput di Indonesia pada 2018-2019. Dia pun pernah meliput Pilpres 2019 yang saat itu diikuti oleh Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Twit David Lipson itu lantas ditanggapi oleh Ross Tapsell. Ross merupakan pengajar senior di School of Culture, History, and Language, Australian National University (ANU). Ross Tapsell juga dikenal memiliki konsentrasi studi terhadap kondisi sosial politik di Indonesia.

Dalam kicauannya, Tapsell menyindir bahwa kondisinya tak akan terlalu sama persis dengan Indonesia apabila nantinya calon yang kalah tidak masuk ke kabinet calon yang menang. "Absolutely. But it's not truly Indonesian politics unless Trump ends up Biden's Secretary of Defense," tulis Ross.

Apa yang dituliskan Ross ini merujuk kepada Prabowo Subianto sebagai capres yang kalah dalam pemilu akhirnya masuk di kabinet Joko Widodo yang memenangi Pemilu 2019.

Baca juga: 4 Cara Mencegah Diabetes, Bisa Anda Terapkan Dalam Hidup Sehari-hari

Baca juga: Obat Diabetes, 18 Makanan Penurun Gula Darah yang Harus Anda Tahu

Baca juga: 8 Gejala Diabetes yang Harus Anda Tahu, Kaki Sakit Hingga Berat Badan Turun Cepat

Twit keduanya sama-sama mendapat respons luas dari warganet di Indonesia. Ada yang sepakat, tetapi banyak pula yang menanggapinya dengan pernyataan bernada humor.

Halaman
12
Editor: Sulistiono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved