Berita Sarolangun

Deputi Rehabilitasi BNN RI Cek Lokasi Panti Rehabilitasi Pecandu di Sarolangun, Lokasi Strategis

Deputi Rehabilitas BNN RI kunjungi Sarolangun dan mengecek ke panti rehabilitasi narkotika di Sarolangun.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/rifani halim
Perwakilan Deputi Rehabilitas BNN RI, Amrita, saat berkunjung ke Sarolangun, Rabu (4/11/2020). 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Perwakilan Deputi Rehabilitasi BNN RI kunjungi Sarolangun dan mengecek ke panti rehabilitasi narkotika di Sarolangun.

Sebelum ke lokasi ia mampir dahulu dan bercengkrama dengan Endang Abdul Naser Sekretaris Daerah Sarolangun di rumah dinas bupati sarolangun.

Amrita mengatakan, ia mengapresiasi kepada pihak pemerintah Sarolangun terhadap inisiatif memberikan rehabilitasi terhadap penyalahgunaan narkoba di Sarolangun.

"Kalau dilihat lokasinya yang disampaikan tadi sangat strategis, karena berbatasan dengan Provinsi Sumatera Selatan dan tak jauh juga dari Sumatra Barat, karena sekitar Sarolangun cukup rawan," kata Amrita, di rumah dinas Bupati Sarolangun, Rabu (4/11/2020).

Baca juga: SESAAT LAGI! Live Streaming Mata Najwa Trans 7, Bahas Di Balik Demonstrasi Menolak UU Cipta Kerja

Baca juga: Ini Jadwal Sidang Tiga Mantan DPRD Provinsi Jambi, Cornelis Buston, AR Syahbandar, & Chumaidi Zaidi

Baca juga: Setelah Hari LIDA Terkenal, Ayah-Ibunya Kedatangan Banyak Tamu dan Hadiah

Ia melanjutkan, pihaknya berharap panti rehabilitasi di Sarolangun menjadi rujukan BNN RI di provinsi Jambi.

Ia jual menghimbau agar tidak mengucilkan penguna narkoba, Karena penguna bukan lah stikma, karena jika mengecilkan penguna, mereka akan terus mengunakan narkoba, dan peredaran akan semakin marak.

"kalau misalnya ada anggota keluarga yang menyalah gunakan narkoba, kita rujuk lah ke panti rehabilitasi, untuk menghindari konflikasi-konflikasi yang terjadi," sambungnya.

Sebagian besar dana rehabilitasi penguna narkotika juga di tangung oleh pemerintah daerah. (tribunjambi/rifani halim)

Pasien Sudah Banyak Perubahan, 37 Pecandu Rehabilitasi di BNNK Batanghari

 Januari hingga Oktober 2020 Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batanghari merehabilitasi pasien rawat inap sebanyak tujuh orang dan rawat jalan sekitar 30 orang.

“Allhamdullilah, pasien rawat inap dan rawat jalan sudah banyak perubahan, dan kini kondisinya membaik dari ketergantungan narkotika,” kata AKBP M Zuhairi, Kepala BNNK Batanghari, Kamis (29/10/2020).

Zuhairi mengatakan, pasien rehabilitasi di wilayah Kabupaten Batanghari diperoleh dari pasien yang datang dengan suka rela untuk minta diobati.

“Dalam hal ini dilakukan asesmen bersama ahlinya, dokter dan psikolog,”

“Tahapan asesmen tetap mengutamakan protokol kesehatan Covid-19 dengan diadakan pertemuan di BNNK Batanghari sebanyak delapan kali pertemuan setiap minggunya dan itu gratis,” terangnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved