Gunung Sinabung Erupsi Lagi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.500 Meter, Warga Diminta Menjauh Radius 3 Km

Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara erupsi pada Senin (2/11/2020) malam sekitar pukul 23.58 WIB.

Editor: Teguh Suprayitno
Tribun Medan/Riski Cahyadi
Gunung Sinabung di Kabupaten Karo mengalami erupsi lagi, Jumat (14/8/2020). Erupsi disertai kilat petir. 

Gunung Sinabung Erupsi Lagi, Tinggi Kolom Abu Mencapai 1.500 Meter, Sempat 21 Kali Gempa Guguran

TRIBUNJAMBI.COM - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara erupsi pada Senin (2/11/2020) malam sekitar pukul 23.58 WIB.

Diketahui, tinggi kolom abu teramati sekitar 1.500 meter di atas puncak.

"Untuk saat ini, situasi kondusif, jarak pandang normal dan cuaca cerah," kata Kepala Bidang Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo Natanael, dikutip dari laman resmi BNPB , Selasa (3/11/2020).

Baca juga: ILC TV One Nanti Malam Seru, Karni Ilyas Kupas Tuntas UU ITE, Polri dan Nama Baik Presiden Jokowi

Berdasarkan informasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), distribusi abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur.

Hasil pengamatan tinggi kolom abu erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara pada Senin malam (2/11) pukul 23.58 WIB.
Hasil pengamatan tinggi kolom abu erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara pada Senin malam (2/11) pukul 23.58 WIB. (Istimewa via Tribunnews)

Sementara itu, terpantau pada laporan Magma Indonesia per 3 November 2020, periode waktu 00.00 – 06.00, cuaca berawan hingga hujan.

Secara visual, Gunung Sinabung tertutup kabut dan asap kawah tidak teramati.

Sedangkan pada pengamatan kegempaan, Gunung Sinabung mengalami 21 kali gempa guguran.

Baca juga: Isi Percakapan Presiden Prancis dan Putra Mahkota Abu Dhabi Bocor, Nabi Muhammad Disinggung Lagi

3 kali gempa hembusan, 1 kali tremor nonharmonik, 6 kali gempa low frequency dan 3 kali gempa hybrid.

Terpantau pada Senin malam (2/11/2020), erupsi terjadi kurang lebih 13 menit 3 detik.

Aktivitas guguran lava gunung Sinabung dengan jarak luncur 1000 meter kembali terjadi, Rabu (28/10/2020).

Aktivitas guguran lava gunung Sinabung dengan jarak luncur 1000 meter kembali terjadi, Rabu (28/10/2020).
Aktivitas guguran lava gunung Sinabung dengan jarak luncur 1000 meter kembali terjadi, Rabu (28/10/2020). (IST pos PGA Sinabung)

PVMBG masih menetapkan Gunung Sinabung pada status level III atau Siaga.

Gunung api ini sebelumnya berada pada level tertinggi yang kemudian statusnya diturunkan pada level III sejak 20 Mei 2019 lalu.

Terkait dengan VONA atau Volcano Observatory Notice for Aviation, kode warna oranye terbit pada 2 November 2020, pukul 23.58 WIB.

Baca juga: Fakta Baru Kasus Anggota Moge Aniaya Dua TNI, Rekaman CCTV Ungkap Peran Polisi dan Penjaga Warung

VONA merupakan notifikasi yang digunakan sebagai peringatan dini untuk keamanan penerbangan ketika terjadi erupsi gunung api.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved