Update Corona di Jambi
Bungo akan Melewati Batas WHO, Rapid Test 8.000 Warganya
Lembaga penyelenggara Pemilu Kabupaten Bungo akan melakukan rapid test ribuan warga guna melacak dan memutuskan rantai penyebaran Covid-19.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Nani Rachmaini
Muhammad Bisri, Ketua KPU Bungo menyampaikan upaya itu dilakukan sebagai bentuk pencegahan penyebaran Covid-19. Sehingga diharapkan nantinya tidak ada cluster Covid-19 dari Pilkada.
"Kita ingin memastikan bahwa penyelenggara terhindar dari Covid-19, kita juga ingin memutus mata rantai penyebaran virus corona desease 2019 di Kabupaten Bungo," ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Bisri mengatakan ribuan penyelenggara itu akan diselenggarakan pada November ini.
"Sebanyak 38 komisioner dan Staf, dan 8245 PPK, KPPS, staf menjalani swab dan rapid tes," ujarnya.
Dana yang digunakan untuk tersebut berasal dari APBN yang berjumlah sekitar Rp 1.5 miliar.
Sementara dalam pelaksanaan pemilihan pada 9 Desember, sebagai langkah bahwa setiap pemilih diwajibkan memakai protokol kesehatan.
"Saat pemilih datang ke TPS wajib mematuhi protokol kesehatan, suhu tubuhnya akan di cek, pakai masker, dan sarung tangan," ujarnya.
Sarung tangan tersebut akan disediakan oleh penyelenggara. Sementara di dalam yang mengantri untuk memilih dengan jumlah yang terbatas.
Jika didapati pemilih yang memiliki suhu tubuh yang relatif tinggi, maka orang tersebut disediakan bilik khusus.
(tribunjambi/darwin sijabat)
Baca juga: Wisata Jambi, Ini 6 Penginapan Murah di Kerinci, Mulai Rp 160 Ribuan Nikmati Aneka Fasilitasnya
Baca juga: Indonesia Terancam? ICMI Sebut Kunjungan Petinggi Negara ke Indonesia Berkaitan dengan Perang Dunia
Baca juga: Sekda Sarolangun Sidak ke Tiga OPD, Ada yang Tidak Masuk Tanpa Izin, Setelah Libur Panjang