Breaking News:

Update Corona di Jambi

Bungo akan Melewati Batas WHO, Rapid Test 8.000 Warganya

Lembaga penyelenggara Pemilu Kabupaten Bungo akan melakukan rapid test ribuan warga guna melacak dan memutuskan rantai penyebaran Covid-19.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/darwin sijabat
Koordinator Tim Satgas Covid 19 Bungo, Tobroni Yusuf 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Sekitar 8.000 orang warga Bungo akan menjalani rapid test.

Tim Gugus sebut akan melebihi batas minimal yang ditentukan World Health Organization (WHO).

Lembaga penyelenggara Pemilu Kabupaten Bungo akan melakukan rapid test ribuan warga guna melacak dan memutuskan rantai penyebaran Covid-19. 

Langkah itu diapresiasi Tim Gugus Tugas Covid-19 Bungo.

Baca juga: VIDEO: Heboh, Bus Terguling dan Terbalik di Solok, Sedang Menuju Wisata Bukik Chinangkiek

Baca juga: Setahun Diangkat Jadi Stafsus Presiden, Peneliti Lipi Wasisto Menilai Lebih Banyak Citra Negatif

Baca juga: Angka Covid-19 di Sarolangun Tertinggi di Kecamatan Singkut

Koordinator Tim Satgas Covid 19 Bungo, Tobroni Yusuf mengakui jika jumlah itu telah melebih batas yang ditentukan WHO.

Pelaksanaan rapid test yang dilakukan KPU Bungo tersebut mulai dari penyelenggara tingkat atas hingga tingkat bawah.

Kata Tobroni, jika hal itu terjadi tentu akan melebihi batas minimal yang ditentukan WHO yaitu 1 banding 1000.

Ilustrasi. Virus Corona
Ilustrasi. Virus Corona (tribunjambi/hendro sandi)

"Jika ditotalkan, sekitar delapan ribu warga Bungo akan menjalani rapid test oleh lembaga tersebut," ujarnya. 

Lanjut Tobroni, data yang diterimanya jumlah penduduk Kabupaten Bungo per 31 Desember tahun lalu mencapai 348.251 jiwa.

Sedangkan Pemerintah Kabupaten Bungo belum memastikan akan melakukan rapid test massal.

Sementara KPU bertujuan memastikan 9 Desember mendatang penyelenggaranya bersih dari corona.

Dan rapid test akan diselenggarakan dalam waktu dekat.

Ribuan Penyelenggara KPU Bungo akan di Swab dan Rapid Test

Sebanyak 38 komisioner dan staf KPU Bungo akan dilakukan uji PCR atau swab dan 8.245 orang PPK, KPPS dan staf akan di rapid test.

Memastikan penyelenggara Pilkada Bungo 2020 non reaktif dari Covid-19, KPU Bungo akan melakukan swab dan rapid test penyelenggara.

Muhammad Bisri, Ketua KPU Bungo menyampaikan upaya itu dilakukan sebagai bentuk pencegahan penyebaran Covid-19. Sehingga diharapkan nantinya tidak ada cluster Covid-19 dari Pilkada.

"Kita ingin memastikan bahwa penyelenggara terhindar dari Covid-19, kita juga ingin memutus mata rantai penyebaran virus corona desease 2019 di Kabupaten Bungo," ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Bisri mengatakan ribuan penyelenggara itu akan diselenggarakan pada November ini.

"Sebanyak 38 komisioner dan Staf, dan 8245 PPK, KPPS, staf menjalani swab dan rapid tes," ujarnya.

Dana yang digunakan untuk tersebut berasal dari APBN yang berjumlah sekitar Rp 1.5 miliar.

Sementara dalam pelaksanaan pemilihan pada 9 Desember, sebagai langkah bahwa setiap pemilih diwajibkan memakai protokol kesehatan.

"Saat pemilih datang ke TPS wajib mematuhi protokol kesehatan, suhu tubuhnya akan di cek, pakai masker, dan sarung tangan," ujarnya.

Sarung tangan tersebut akan disediakan oleh penyelenggara. Sementara di dalam yang mengantri untuk memilih dengan jumlah yang terbatas.

Jika didapati pemilih yang memiliki suhu tubuh yang relatif tinggi, maka orang tersebut disediakan bilik khusus.

(tribunjambi/darwin sijabat)

Baca juga: Wisata Jambi, Ini 6 Penginapan Murah di Kerinci, Mulai Rp 160 Ribuan Nikmati Aneka Fasilitasnya

Baca juga: Indonesia Terancam? ICMI Sebut Kunjungan Petinggi Negara ke Indonesia Berkaitan dengan Perang Dunia

Baca juga: Sekda Sarolangun Sidak ke Tiga OPD, Ada yang Tidak Masuk Tanpa Izin, Setelah Libur Panjang

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved