Breaking News:

Setahun Diangkat Jadi Stafsus Presiden, Peneliti Lipi Wasisto Menilai Lebih Banyak Citra Negatif

Setahun sudah staf khusus Presiden bekerja membantu dalam Pemerintahan Jokowi-Maruf Amin, bagaimana kinerjanya?

Editor: Rohmayana
ist
Tujuh Stafsus Milenial Jokowi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Peneliti Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Wasisto Raharjo Jati menilai kinerja staf khusus milenial belum terlihat selama setahun usai ditunjuk Presiden Joko Widodo.

Setahun sudah staf khusus Presiden bekerja membantu dalam Pemerintahan Jokowi-Maruf Amin, bagaimana kinerjanya?

Ia mengatakan, bisa jadi dalam beberapa hal mereka telah memberikan saran kepada Presiden Joko Widodo, terutama dalam persoalan kepemudaan. Namun, ia menilai kinerja mereka belum terlihat secara luas.

Baca juga: VIDEO: Heboh, Bus Terguling dan Terbalik di Solok, Sedang Menuju Wisata Bukik Chinangkiek

Baca juga: Angka Covid-19 di Sarolangun Tertinggi di Kecamatan Singkut

Baca juga: 5 Provinsi Ini Tak Ikuti Arahan Kemnaker dan Tetap Naikkan UMP 2021, Ada yang Rp 3.165.876 per Bulan

Ia menambahkan yang terjadi justru staf khusus milenial presiden memperoleh citra negatif lantaran mereka dituding mencari jatah proyek di tengah pandemi Covid-19.

Saat itu eks staf khusus milenial presiden Andi Taufan Garuda Putra dinilai melibatkan perusahaannya, Amartha, untuk melakukan edukasi tentang Covid-19 di desa-desa.

Kemudian eks staf khusus milenial presiden lainnya yakni Adamas Belva Devara yang dinilai memanfaatkan jabatannya agar perusahaannya, Ruangguru, menjadi mitra pemerintah dalam program Kartu Prakerja.

Karena itu Wasisto menilai para staf khusus milenial harus bisa membuktikan kinerjanya kepada masyarakat dengan memberikan kontribusi yang nyata.

"Jangan malah justru publik menangkapnya sebagai aji mumpung karena ketika menjabat malah mencari proyek," kata dia.

Baca juga: Wisata Jambi, Ini 6 Penginapan Murah di Kerinci, Mulai Rp 160 Ribuan Nikmati Aneka Fasilitasnya

Presiden Joko Widodo memperkenalkan tujuh orang yang menjadi staf khususnya pada 21 November 2019.

Diketahui, hampir setahun lalu, Jokowi menyebutkan, tujuh staf khusus yang baru ini berasal dari kalangan milenial.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved