Berita Nasional

Tidak Susah! Begini Cara Mengembangbiakkan Tanaman Hias Aglonema, Mulai Persilangan hingga Stek

Rata-rata tanaman aglonema dapat tumbuh dengan subur meski tanpa perawatan yang memadai.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
(tribun jambi.com/ Hasbi Sabirin)
Ilustrasi - Desi warga RT 08 Kelurahan Jambi Kecil Kecamatan Maro Sebo Kabupaten Muarojambi merupakan pencinta tanaman hias sekaligus menyalurkan hobi dengan mengumpulkan berbagai jenis bunga keladi atau bunga Aglonema. 

2. Pembibitan dengan Stek

tribunnews

Teknik stek aglonema

Anda bisa melakukan penanaman menggunakan stek dengan cara menanam pucuk dari aglaonema yang sudah berumur tersebut.

Setidaknya tanaman indukan yang nantinya akan distek tetap memiliki 5 sisa daun setelah pucuknya diambil dan haruslah memiliki batang yang kokoh.

Potonglah pucuk indukan yang sebelumnya telah Anda pilih tersebut.

Pohon indukan tersebut setidaknya harus ada sampai 7 ruas daun. Setelah melakukan pemotongan pucuk menggunakan gunting tanaman atau pisau yang tajam, Anda hanya perlu menanam pucuk tersebut ke dalam wadah kecil dan letakan di daerah sejuk dan terhindar dari berbagai jenis gangguan.

3. Pembibitan dengan Cangkok

tribunnews

Cangkok Aglonema

Anda hanya perlu ketelitian dalam memperbanyak bunga aglaonema menggunakan metode pencangkokan. Karena jika tidak teliti maka batang yang dicangkok akan mengalami pembusukan.

Baca juga: Demi Aglaonema dan Keladi, Warga Batanghari Ini Rela Berburu Hingga ke Berbagai Daerah, Untung Besar

Baca juga: Todongkan Pistol ke Warga, Jabatan Ipda Amrullah Sebagai KBO Satres Narkoba Terancam Dicopot

Baca juga: Besok Buruh Demo Lagi, Batalkan UU Cipta Kerja, Istana Merdeka dan Mahkamah Konstitusi Akan Diserbu

Cara atau metode cangkok adalah sebagai berikut :

Pilihlah tanaman indukan yang bewarna batang coklat dan kokoh. Biasanya akan ditandai dengan daun yang mudah gugur atau telah gugur dengan sendirinya.

Kupas sedikit batang yang telah dipilih untuk menjadi indukan pembibitan cangkok tersebut.
Lapisi dengan kombinasi tanah sekam, humus, pakis dan pasir malang gunakan plastik.

Berilah lubang kecil untuk sirkulasi udara untuk lubang pengakaran, lakukan penyemprotan pada plastik 2 kali sehari dan biasanya akan siap dalam 3 atau 4 minggu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved