Demi Aglaonema dan Keladi, Warga Batanghari Ini Rela Berburu Hingga ke Berbagai Daerah, Untung Besar

Jimi Putra (41) pemilik usaha tanaman hias bernama Berlian Taman, semula usahanya sempat redup,

Penulis: A Musawira | Editor: Rahimin
tribunjambi/musawira
Jimi Putra (41) pemilik usaha tanaman hias bernama Berlian Taman. Meraup omset Rp 15 juta dalam satu bulan, Minggu (1/11/2020) 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Jimi Putra (41) pemilik usaha tanaman hias bernama Berlian Taman, semula usahanya sempat redup, kini bangkit dengan berbagai tanaman hias yang sedang tren.

Berlian Taman Berlokasi di Jalan Baru, RT 14 Lorong Tanjung Kompleks Air Panas Kelurahan Muara Bulian Kabupaten Batanghari, Jambi.

Pada awalnya, Jimi hanya menjual tanaman bongsai, sekaligus menerima sewa tanaman khusus dekorasi pesta.

Namun saat ini sejak Januari 2020, beralih ke tanaman hias yang sedang ramai digandrungi semua kalangan masyarakat.

Baca juga: LINK BACA Manga Boruto Chapter 52 Rilis Malam Ini, Pembuktian Mode Kyubi Naruto Lawan Isshiki?

Baca juga: Jangan Golput, Sudirman Zaini: Pilihlah Kandidat yang Bekerja dan Bisa Membenahi Bungo

Baca juga: MUI Minta Umat Muslim Boikot Produk Prancis Gegara Kelakuan Presiden Macron, Ini Daftar Merk Prancis

Sebab, aktivitas saat ini banyak dilakukan di rumah, sehingga banyak waktu yang dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan diantaranya menanam. “Pertama kali Berlian Taman buka pada 2016 lalu,”

“Kira-kira dua tahun sempat redup. Nah, semenjak masa pandemi Covid-19 ini, tanaman hias yang baru saya tekuni banyak diminati masyarakat,” kata Jimi Putra, Minggu (1/11/2020) kepada Tribunjambi.com.

Jimi Putra (41) pemilik usaha tanaman hias bernama Berlian Taman. Meraup omset Rp 15 juta dalam satu bulan, Minggu (1/11/2020)
Jimi Putra (41) pemilik usaha tanaman hias bernama Berlian Taman. Meraup omset Rp 15 juta dalam satu bulan, Minggu (1/11/2020) ((Tribun Jambi/ A Musawira))

Jimi mengatakan, tanaman hias yang ia dapatkan ini, berdasarkan dari hasil berburunya ke daerah-daerah, sehingga dirinya bisa bernegosiasi dengan warga.

“Hampir semua tanaman hias ini diperoleh dari Kecamatan Batin XXIV, Maro Sebo Ilir, dan Kecamatan Bajubang,” ujarnya.

“Tanaman yang sering dijumpai yakni aglaonema dan keladi, dijual oleh warga sekitar Rp 25 ribu per batang, saat itu saya bisa membawa batang tanaman lebih banyak, sekitar 10,” ucap Jimi.

Baca juga: Listrik Sering Padam Hingga Lima Jam, Warga Kuamang Ngadu ke DPRD dan Pemkab, Tapi Belum Ditanggapi

Baca juga: Chord Kunci Gitar dan Lirik Lagu Samsons - Kisah tak Sempurna, Maafkan Aku Tak Sempurna tuk Dirimu

Baca juga: Pemprov Jambi Bakal Salurkan Lagi Bantuan JPS Tiga Bulan ke Depan, Pjs Gubernur Bilang Ini

Dikatakannya, tanaman keladi dan aglaonema yang laku deras dipasaran.

“Bahkan tanaman keladi dalam sehari bisa terjual 10 hingga 15 batang, dijual Rp 35 ribu hingga Rp 50 ribu, tergantung ukuran,” bebernya.

“Sedangkan aglaonema dalam sehari itu tidak tentu, ada yang beli masih anakan ada juga yang sudah tumbuh besar, akan tetapi dari hasil penjualan aglaonema bisa mengantongi Rp 500 ribu,” sambungnya.

Jimi Putra (41) pemilik Galeri Berlian
Jimi Putra (41) pemilik Galeri Berlian (tribunjambi/musa wira)

Ia menambahkan selain membeli dengan warga, dirinya juga membeli tanaman lain melalui online, dengan jenis Begonia, paviluim, Philodendron dan calathea.

“Tanaman yang beli melalui online itu sebagai pelengkap saja, tetap saja pembeli untuk saat ini banyak mengincar keladi dan aglaonema,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved