Breaking News:

Berita Nasional

Mahfud MD Dapat Bocoran, UU Cipta Kerja Bisa Dibatalkan Karena Kesalahan DPR: 'MK Bisa Membatalkan'

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu mengungkap ada satu tindakan DPR yang bisa membuat UU Cipta Kerja dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Youtube/Karni Ilyas Club
Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD bersama Karni Ilyas\ 

TRIBUNJAMBI.COM - Pernyataan mengejutkan datang dari Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu mengungkap ada satu tindakan DPR yang bisa membuat UU Cipta Kerja dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi.

Menurut Mahfud MD bila memang benar DPR melakukan hal tersebut, maka Mahkamah Konstitusi bisa membatalkan UU Cipta Kerja secara keseluruhan.

Pasalnya, menurut Mahfud MD tindakan DPR tersebut sudah diluar tanggungjawab pemerintah.

Karena sejak disahkan pada Sidah Paripurna beberapa pekan lalu, banyak beredar Draft UU Cipta Kerja.

Baca juga: Begini Perlakuan Orangtua Sirajuddin Mahmud ke Zaskia Gotik, Kakak Ipar Sampai Lakukan Hal Ini

Baca juga: Mahfud MD Minta Aparat Keamanan Ambil Tindakan Tegas ke Pengacau Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja

Baca juga: Buruh dan Mahasiswa Unjuk Rasa Lagi Tolak UU Cipta Kerja, Ini 2 Perintah Tegas Mahfud MD ke Polri

Menurut Karni Ilyas, itu membuat publik curiga bahwa naskah UU Cipta Kerja milik Presiden berbeda dengan yang disahkan DPR.

"Sekarang lepas dari isinya, samapi kemarin perdebatan kontroversi di publik soal naskah ada 4 versi yang beredar,

Semalam juga jadi perbincangan, dan kemudian naskah yang betul final sampai kemarin DPR belum terima.

Sehingga ada tuduhan yang diajukan ke Presiden berbeda dengan yang diputuskan di Paripurna," katanya dikutip TribunnewsBogor.com dari akun Youtube Karni Ilyas Club.

Mahfud MD mengungkap ia memiliki 6 versi naskah UU Cipta Kerja.

Ia mengaku tengah mengkaji semua versi naskah UU Cipta Kerja.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved