Prabowo Subianto Bakal Bawa Belasan Jet Tempur F-35 ke Indonesia, Vs Sukhoi 35 Menang Mana

AS diperkirakan akan memperbarui peringatan ke Jakarta terhadap pembelian senjata besar-besaran dari Moskow.

Editor: Duanto AS
Su-35 vs F-35 

TRIBUNJAMBI.COM - Benarkah Prabowo Subianto bakal bawa belasan jet tempur F-35 ke Indonesia?

Kedatangan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ke Amerika Serikat (AS) akan disambut hangat pejabat pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

Diketahui sebelumnya, Prabowo sempat dilarang untuk masuk ke AS karena dituduh telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) semasa masih menjabat Danjen Kopassus.

Seorang pejabat senior pertahanan AS bahkan mendukung penuh keputusan untuk menyambut Prabowo ke Pentagon, dimana ia akan bertemu dengan Menteri Pertahanan AS Mark Esper.

Keberadaan F-35 berhasil dilacak website pelacak penerbangan
Keberadaan F-35 berhasil dilacak website pelacak penerbangan (nationalinterest.org)

"Prabowo adalah menteri pertahanan yang ditunjuk Presiden Indonesia yang sekarang dua kali terpilih, yang merupakan negara demokrasi terbesar ketiga di dunia," ucap pejabat yang enggan menyebutkan namanya itu, seperti dilansir dari Reuters.

Baca juga: Pria Ini Gagal Nikah, Sudah Fitting Baju dan Sebar Undangan, Wanita Pergi dengan Teman Sendiri

Baca juga: Hari Ini Prabowo Bahas Sejumlah Topik Dengan Menhan AS di Pentagon, Termasuk Kerja Sama Keamanan

Baca juga: Prabowo Subianto Temui Pejabat Pemerintahan Donald Trump, Apa Rencana yang Akan Dilakukan Menhan?

"Dia adalah rekan kita, dari kemitraan yang sangat penting. Dan penting bagi kita untuk terlibat dengannya dan memperlakukannya sebagai mitra," imbuh pejabat tersebut.

Sejak Prabowo diangkat menjadi Menteri Pertahanan oleh Presiden Joko Widodo, Washington terus berupaya memperdalam hubungan pertahanan dengan Indonesia.

Sebab, pada saat yang sama, militer Indonesia juga terus mendapat rayuan dari Rusia dan China.

AS diperkirakan akan memperbarui peringatan ke Jakarta terhadap pembelian senjata besar-besaran dari Moskow.

Seperti diketahui, AS selalu menerapkan sanksi kepada negara-negara yang membeli jet tempur Rusia, sesuai dengan US Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA).

"Kami meningkatkan risiko CAATSA dalam semua percakapan kami dengan Kementerian Pertahanan," ucap pejabat AS tersebut.

Sementara itu, pihak Kemenhan Indonesia enggan mengomentari rencana perjalanan Prabowo.

Namun, seorang pejabat pemerintahan Indonesia yang enggan disebut namanya, mengungkapkan bahwa salah satu daftar keinginan Jakarta adalah road map untuk mendapatkan jet tempur F-35.

Sekalipun, pejabat itu mengaku kurang optimis AS akan memberikan karpet merah bagi Indonesia untuk mendapatkan salah satu jet tempurnya. "Jujur, kami tidak berharap banyak," ungkap pejabat itu.

AS sendiri pernah menawarkan F-16 Viper (Block 70/72), yaitu generasi penerus Fighting Falcon, untuk memenuhi kebutuhan TNI AU.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved