Breaking News:

Buruh Kehilangan Pekerjaan Bisa Dapat Pesangon Dobel dari Perusahaan dan Pemerintah

Mahasiswa yang terlibat aksi unjuk rasa menentang UU Cipta Kerja tampak heroik.

Editor: Rohmayana
Tribunjambi/Widyoko
Massa dari PMII Cabang Jambi yang melakukan aksi unjuk rasa di DPRD Provinsi Jambi, Jumat (9/10/2020) siang 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA -- Setelah disahkan Rancangan Undang-undang Cipta Kerja menjadi UU Cipta Kerja jutaan masyarakat melakukan unjuk rasa. 

Mahasiswa yang terlibat aksi unjuk rasa menentang UU Cipta Kerja tampak heroik.

Hal itu dianggap mengherankan karena UU Cipta Kerja sebenarnya membuka peluang kesempatan kerja yang ujung-ujungnya buat mahasiswa juga.

Lagi pula buruh diklaim lebih terjamin salah satunya soal pesangon.

Transkrip Lengkap Pandangan Walhi Jambi Atas UU Cipta Kerja: Proses Tertutup & Isu Kerusakan LH

Sosok Adit Pradana Jayusman Dicari Wanita yang Diduga Mantan Istrinya, Kini Lagi Dekat Ayu Ting Ting

Inikah Bukti Adit Jayusman Bakal Jadi Calon Suami Ayu Ting Ting? Sempat Diposting Umi Kalsum

Hal menggelitik tersirat dalam tanggapan Kadin yang disampaikan Wakil Ketua Kadin Bidang Hubungan Internasional, Shinta Widjaja Kamdani.

ANDA Harus Tahu, Dokter Ingatkan 3M adalah Vaksin Terbaik Cegah Covid-19

Ia menyampaikan bahwa jaminan untuk buruh pada Undang-undang Cipta Kerja akan bertambah dengan adanya poin jaminan kehilangan pekerjaan, di mana hal tersebut belum ada sebelumnya.

"Dengan UU ini justru jaminan untuk buruh akan bertambah, di mana sebelumnya tidak ada, sekarang ada jaminan kehilangan pekerjaan, untuk pertama kalinya. itu perlindungan yang sangat penting," kata Shinta dilansir dari Antara, Jumat (9/10/2020).

Shinta menyampaikan, dengan adanya jaminan kehilangan pekerjaan, maka buruh yang kehilangan pekerjaan akan diberikan pesangon tidak hanya dari perusahaan tempat mereka bekerja, tapi juga dari pemerintah.

Akhirnya Buka Suara Setelah Lama Diam, Presiden Jokowi Bilang Begini, Minta ke Seluruh Gubernur

Menurut Shinta, hal ini akan sangat membantu buruh, terlebih di masa pandemi Covid-19, di mana pekerjaan seseorang situasinya rentan.

Selain itu, Shinta menambahkan bahwa UU Cipta Kerja juga berpotensi menarik pengusaha untuk investasi dalam jangka pendek, menengah hingga jangka panjang, sehingga mampu menciptakan lapangan kerja bagi mahasiswa maupun siswa yang telah lulus mengenyam pendidikan.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved