Pasca Amien Rais Bentuk Partai Baru, Kader PAN Sebut : Tugasnya Belum Selesai Malah Buat Partai Baru

Manuver politik politisi senior Amien Rais dengan mendirikan partai baru, Partai Ummat,. Namun hal ini tidak begitu merisaukan kalangan terutama PAN.

Editor: Rohmayana
Youtube/Amien Rais Official
Pendiri PAN yang juga tokoh reformasi, Amien Rais 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - PAN adalah partai yang lahir pascareformasi bentukan Amien Rais, namun belakangan Amien Rais keluar dan memilih mendirikan partai baru.

Manuver politik politisi senior Amien Rais dengan mendirikan partai baru, Partai Ummat,.

Namun hal ini tidak begitu merisaukan kalangan partai, terutama Partai Amanat Nasional atau PAN.

Politikus PAN Guspardi Gaus mengatakan, slogan "Amien Rais adalah PAN dan PAN adalah Amien Rais" sudah berlalu sejak pendiri partai berlambang matahari putih itu mendirikan partai baru.

"Sekarang ini tentu slogan itu sudah berlalu dan tidak ada lagi. Amien adalah PAN dan PAN adalah Amien itu sudah tidak berlaku lagi, sejak tokoh reformasi itu mendirikan Partai Ummat," kata Guspardi Gaus dalam keterangannya, Sabtu (3/10/2020).

Kronologi Bupati Muaro Jambi Positif Corona, Sebelumnya Pegawai Ada yang Positif

Download Lagu MP3 DJ Remix Full Bass Terbaik Oktober 2020, Ada Video Live DJ Breakbeat dan DJ Opus

4 Hari Dinyatakan Positif Covid-19, Bupati Bangka Tengah Meninggal, Kondisi Sempat Stabil

Guspardi Gaus angkat bicara mengenai pemberitaan deklarasiPartai Ummatoleh Amien Rais yang pernah menjabat sebagai ketua MPR.

Sebagai kader partai dirinya menilai mendirikan partai adalah hak politik setiap anak bangsa yang dijamin oleh konstitusi.

Namun, pendirian partai baru ini bagi Amien Rais tentu akan berimplikasi kepada figur beliau sendiri sebagai tokoh reformasi yang menggagas dan mendirikan PAN (Partai Amanat Nasional).

"Dengan mendirikan partai baru, tentunya pak Amien dengan sendirinya meninggalkan tujuan awal beliau saat mendirikan partai berlambang matahari putih yang dideklarasikan pada tanggal 23 Agustus 1998," kata dia.

Tujuan awal itu yakni membawa PAN sebagai pelopor reformasi dan barisan terdepan penjaga kedaulatan bangsa tentu belum tuntas sampai ke titik puncak.

"Sekarang malah mendirikan partai baru. Apalagi eksistensi dan figur pak Amien itu sangat melekat dengan PAN sehingga ada slogan 'Amien Rais adalah PAN dan PAN adalah Amien Rais'," kata dia.

Padi Sailun Salimbai, Akhirnya Dipantenkan Menjadi Benih Padi Unggul di Muarojambi

Sungguhpun begitu PAN sendiri tidak akan terganggu atas terbentuknya Partai Ummat karena memiliki basis suara yang berbeda.

Dalam analisis Guspardi, Partai Ummat bentukan Amien lebih menyasar pemilih berbasis agamis, sementara PAN jelas menyasar pemilih dari kalangan nasionalis.

"Antara partai Amien Rais dan PAN itu berbeda. Kami dari PAN, segmennya berbeda dengan konstituen Partai Ummat. Intinya, PAN siap berlomba berfastabiqul khairat/mencari kebaikan," kata tokoh Muhammdiyah Sumbar itu.

Secara pribadi, Guspardi menghargai sikap Amien yang mendirikan partai baru setelah keluar dari PAN.

Setiap Warga Negara Indonesia berhak berserikat karena dijamin oleh undang-undang.

Pilkada Batanghari, Bawaslu Batasi Peserta Kampanye Hingga 50 Orang

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved