Dirikan Partai Ummat, Ini Reaksi Para Petinggi PAN : Hanya Sebagian Kecil, TIDAK BEDOL DESA
Bagaimana reaksi para petinggi PAN? Akankah Partai Ummat akan jadi saingan PAN di Pemilu 2024?
Penulis: Rohmayana | Editor: Rohmayana
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Amien Rais mendeklarasikan Partai Ummat sebagai partai barunya.
Sejumlah tokoh ikut serta dalam deklarasi Partai Ummat
Bagaimana reaksi para petinggi PAN?
Akankah Partai Ummat akan jadi saingan PAN di Pemilu 2024?
• Mantan Bos Agum Gumelar di Intelijen, Ali Moertopo Cetak Para Jenderal Andalan Indonesia
Wakil Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi menyakini tidak ada perpindahan secara massif dari kader PAN ke Partai Ummat bentukan Amien Rais.
Menurut Viva, kader maupun pengurus PAN memiliki rasionalitas politik dan berakal sehat, sehingga akan tetap istiqomah serta cinta terhadap partai berlambang matahari putih.
"Jika ada anggota yang keluar dari PAN dan ikut Partai Ummat, itu hanya sebagian kecil saja, non signifikan. Tidak bedol desa," ujar Viva kepada wartawan, Jakarta, Kamis (1/10/2020).
"Apalagi sampai saat ini tidak ada satupun anggota legislatif, di DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota maupun kader di lembaga eksekutif yang menyatakan keluar dari PAN dan bergabung di Partai Ummat," sambung Viva.
• VIDEO Update Harga Sembako di Pasar Angso Duo Hari Ini, Cabai Merah Rp 38 Ribu per Kilogram
Viva menjelaskan, alasan anggota legislatif PAN tidak pindah ke Partai Ummat, karena menjadi anggota legislatif dan eksekutif melalui kontestasi bukan perjuangan yang mudah.
Selain itu, sistem kepartaian dan pemilu menurut menurut Undang-undang tentang Partai Politik dan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu tentu membutuhkan sumberdaya partai yang kuat.
"Ada persyaratan berdirinya partai politik baru, ada persyaratan partai politik baru dapat mengikuti kontestasi pemilu sebagai peserta, dan ada persyaratan partai politik peserta pemilu lolos parliamentary threshold,
agar dapat meraih kursi di DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota," paparnya.
• Pukul Kamera yang Hendak Ambil Foto Rafathar, Ini yang Dilakukan Nagita Slavina Kepada Sang Anak
Viva pun menyebut basis massa PAN dan Partai Ummat juga berbeda, karena kedua partai memiliki ideologi politik yang berbeda.
"PAN berideologi nasionalis-relijius dan Partai Ummat merupakan partai Islam.
Perbedaan ideologi politik tentu akan membawa konsekuensi berbeda dalam basis sosial di masyarakat," papar