Usai Ditampar Sang Ibu di Depan Teman Sekelas, Remaja 14 Tahun Nekat Lompat dari Gedung Sekolah
Remaja 14 tahun nekat lompat dari lantai 5 gedung sekolah setelah dimarahi dan ditampar sang ibu.
Usai memarahi putranya, ibu siswa tersebut langsung diantar pergi oleh seorang guru.
• Nihil Hotspot, Satgas Karhutla di Tanjab Timur Ditarik
Sementara putranya terlihat berdiam diri di tempat dengan tenang.
Dalam sekejap, insiden nahas pun terjadi.
Setelah selama 3 menit berdiri diam dan tenang, siswa tersebut langsung melompat begitu saja.
Dia segera dilarikan ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal pada jam 9 malam.
Memarahi dan bahkan mempermalukan anak di depan publik tak dapat dipungkiri memamng masih kerap dilakukan orangtua.
Dengan harapan anak malu dan tak mengulangi perbuatannya.
Namun, di sisi lain hal tersebut dapat mengakibatkan trauma emosional dan psikologis tersendiri bagi anak-anak mereka.
• Ini Daftar Wilayah yang Dinilai Rawan Jelang Pilkada Batanghari
Dia segera dilarikan ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal pada jam 9 malam.
Sementara beberapa netizen mengkritik bocah itu karena terlalu 'rapuh'.
Semntara warganet lainnya mengkritik bahwa orang tua harus mempertimbangkan kesejahteraan emosional dan psikologis anak-anak mereka.
Terutama ketika kesalahan dibuat di depan umum dan meminta masyarakat umum untuk menempatkan diri mereka di sepatu anak laki-laki.
Dampak yang dapat ditimbulkan dari memarahi anak di depan umum.

• Pesan Menohok Luna Maya Untuk Ariel Noah,Skandal Dulu Jadi Titik Terendah Tapi Bangga Karena Hal Ini
Berikut adalah dampak yang dapat ditimbulkan dari memarahi anak di depan umum, seperti dilansir dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jabar:
Tahukah Anda, memarahi anak terutama di depan umum dapat berakibat buruk terhadap perkembangan mental dan kejiwaan sang anak.