Saling Berebut Konsumen, Penyebab Dua Keluarga Pemilik Bengkel Variasi di Kebun Handil Bentrok

Kata Sunarji, bentrokan tersebut melibatkan dua keluarga, yang masing-masing memiliki bengkel dan saling bersebelahan.

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Aryo Tondang
Pelaku bentrok di Kebun Handil yang diamankan Polsek Jelutung. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tim Opsnal Polsek Jelutung ungkap motif keributan di Kebun Handil, Jelutung, Senin (28/9/2020) lalu.

Kapolsek Jelutung, AKP Sunarji menuturkan, yang terlibat keributan merupakan dua bengkel variasi plat sepeda motor yang saling berebut konsumen.

Kata Sunarji, bentrokan tersebut melibatkan dua keluarga, yang masing-masing memiliki bengkel dan saling bersebelahan.

"Jadi pelaku yang kita amankan ini satu keluarga, dan korbannya satu juga keluarga," kata Sunarji, Kamis (1/10/2020) siang.

Usai Ditampar Sang Ibu di Depan Teman Sekelas, Remaja 14 Tahun Nekat Lompat dari Gedung Sekolah

Ratusan Rumah Warga Tanjung Belit Bungo Rusak, Dampak Pengeboman Tambang Batubara PT KIM

Dul Jaelani Seharian Tak Keluar Kamar, Saat Dicek Maia Estianty Syok Temukan Banyak Tissue di Kamar

Dari hasil penyelidikan, Sunarji menuturkan, dua pemilik bengkel tersebut, sebelumnya juga telah sempat terlibat keributan yang serupa. Namun permasalahannya dapat diselesaikan secara keluarga.

Hingga pada Senin (28/9/2020) lalu, kedua pemilik bengkel kembali terlibat keributan.

Saat itu, korban yang belakangan diketahui beranama Yayan dan David Munandar memanggil pengendara untuk masuk ke bengkelnya.

Tidak nyaman dengan aksi korban, pelaku sempat beradu mulut dengan korban.

Korban sempat mengejar pelaku, namun saat itu keributan belum terjadi, hingga akhirnya pelaku memanggil keluarganya untuk menyerang korban.

"Jadi sudah saling menyimpan kesal mereka ini, awalnya tersangka ini, menghalangi konsumen korban untuk masuk ke bengkel variasinya, itu pemicu awalnya," papar Sunarji.

Aksi keributan tersebut juga sempat viral di media sosial Instagram, dalam video yang berdurasi 1.30 menit, terlihat dua kelompok sedang terlibat baku hantam.

Satu orang tampak terkapar ditengah jalan raya.

David dan Yayan dilarikan kerumah sakit yang berada di kawasan Kota Baru, pascah keributan.

"David mengalami cidera serius, lantaran retak di kepala bagian belakang dan kening," paparnya.

Atas kejadian tersebut, pihaknya langsung mengamankan empat tersangka, yakni, Bagus (25), Rian (23), Ayik (27) dan Untung (31).

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved