Jumat, 24 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

VIDEO 3 Kecamatan Kena Dampak Banjir Bandang di Sukabumi

Penanganan darurat masih dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di lokasi terdampak banjir bandang di Kabupaten Sukabumi.

Editor: Teguh Suprayitno

VIDEO 3 Kecamatan Kena Dampak Banjir Bandang di Sukabumi

TRIBUNJAMBI.COM, BANDUNG - Penanganan darurat masih dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di lokasi terdampak banjir bandang di Kabupaten Sukabumi, Selasa (22/9).

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD setempat masih mencari tiga orang yang dilaporkan hanyut di Kecamatan Cicurug, saat banjir bandang terjadi. ( banjir bandang sukabumi )

TRC BPBD Kabupaten Sukabumi mencatat wilayah yang terdampak di Kabupaten Sukabumi ini yaitu di Kecamatan Cicurug, Parungkuda, dan Cidahu.

Lima desa yang terdampak di Kecamatan Cicurug antara lain Desa Pasawahan (Kampung Cibuntu), Desa Cisaat (Kampung Cipari), Desa Mekarsari (Kampung Lio dan Nyangkowek) dan Desa Bangbayang (Perum Setia Budi), Kelurahan Cicurug (Kampung Aspol).

Diguyur Hujan Sejak Pagi, Desa Talang Kemuning Kerinci Diterjang Banjir Bandang

VIDEO Nunung Srimulat Positif Corona, 6 Kerabat Tertular

Antisipasi Banjir, Pembangunan di Jambi Harus Perhatikan Aspek Tata Ruang

Sedangkan desa terdampak di Kecamatan Parungkuda berada di Desa Langensari (Kampung Bojong Astana) dan Desa Kompa (Kampung Bantar).

Pusdalops BNPB masih memonitor situasi pascabanjir bandang di tiga kecamatan terdampak.

Sementara ini, BPBD mencatat 20 orang mengalami luka-luka, sedangkan 210 keluarga mengungsi dari Kecamatan Cicurug.

Hingga pukul 22.00 WIB Senin (21/9), petugas masih terus melakukan pendataan di tiga kecamatan terdampak.

Data sementara BPBD Sukabumi mengidentifikasi kerugian di tiga kecamatan ini antara lain, rumah rusak berat 6 unit, rusak sedang 3 unit, sedangkan rumah terdampak sebanyak 306 unit.

Sarana publik yang terdampak antara lain jembatan rusak berat 10 unit dan musala terendam 1 unit.

Sebelumnya diberitakan bahwa hujan dengan intensitas tinggi dan meluapnya Sungai Citarik-Cipeuncit pada hari Senin (21/9), pukul 17.00 WIB, memicu banjir bandang di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Sementara itu, BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca wilayah Provinsi Jawa Barat pada 22 dan 23 September 2020 masih berpotensi hujan dengan disertai kilat atau petir dan angin kencang.

Masyarakat diimbau selalu waspada terhadap potensi bahaya hidrometeorologi seperti angin kencang atau angin puting beliung, banjir, banjir bandang dan tanah longsor.

Angin puting beliung biasanya terjadi saat pergantian musim, dari musim hujan ke musim kemarau atau sebaliknya.

ASN Dilarang Gunakan Gas Subsidi, Disperindag Siapkan 1.500 Kupon Penukaran Tabung Gas 5,5 Kg

VIDEO Gasak Uang Jutaan, Remaja Pencuri Kotak Amal Masjdi Diciduk Polisi

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved