Antisipasi Banjir, Pembangunan di Jambi Harus Perhatikan Aspek Tata Ruang

Tribunjambi/Abdullah Usman
Banjir di Desa Simpang Kecamatan Berbak pada pertengahan awal tahun lalu. 

Antisipasi Banjir, Pembangunan di Jambi Harus Perhatikan Aspek Tata Ruang

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Aspek tata ruang menjadi penting dalam upaya menegah banjir. Direktur Eksekutif Walhi Jambi, Rudiansyah mengatakan, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jambi mesti bersinergi dengan pihak kabupaten/kota.

"Bagaimana Bappeda dengan kabupaten/kota dapat menyinergikan pembangunan, sehingga pembangunan tidak memberi dampak yang buruk," katanya.

Dia ambil contoh, di kawasan padat Kota Jambi menjadi daerah yang rawan banjir. Menurutnya, satu di antara penyebabnya adalah mulai maraknya pembangunan di kawasan penyanggah.

Bukan itu saja, di kawasan penyanggah seperti di Jambi Luar Kota (Jaluko) Muaro Jambi, juga menjadi kawasan yang cukup sering tergenang.

ASN Dilarang Gunakan Gas Subsidi, Disperindag Siapkan 1.500 Kupon Penukaran Tabung Gas 5,5 Kg

VIDEO Gasak Uang Jutaan, Remaja Pencuri Kotak Amal Masjdi Diciduk Polisi

VIDEO Pelaku Penculikan Bayi Ditangkap Resmob Polda Jambi, Lihat Saat Tiba di Bandara

Alih fungsi kawasan yang sebelumnya menjadi penyanggah, kata dia, tidak lagi dapat meresap air dengan maksimal. Hal ini diperparah dengan adanya aktivitas ilegal di kawasan hulu.

"Aktivitas ilegal dan alih fungsi lahan ini yang kemudian mengurangi fungsi resapan. Jadi tidak heran, jika banjir juga bisa terjadi di wilayah hulu. Apa lagi pola masyarakat untuk menjaga lingkungan belum mendarah daging," jelas dia.

Untuk itulah, menurutnya, pembangunan di Provinsi Jambi perlu koordinasi antarlini. Apa lagi, menjelang musim penghujan yang diperkirakan akan panjang.(Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)