Berita Muaro Jambi
Avanza Terbakar di Jalan Ness Muhajirin Tadi Malam Belum Diketahui Penyebabnya
Dari informasi yang didapat diketahui kebakaran mobil ini terjadi di RT 01 Desa Muhajirin Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi sekitar pukul 19.00
Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Tadi malam warga Desa Muhajirin dihebohkan dengan sebuah mobil mini bus jenis Avanza terbakar di Ness, Senin (21/9/2020) malam.
Mobil tersebut terbakar hebat hingga menimbulkan kobaran api yang sangat besar.
Dari informasi yang didapat diketahui kebakaran mobil ini terjadi di Jalan Ness RT 01 Desa Muhajirin Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi sekitar pukul 19.00 WIB.
Belum diketahui secara pasti kronologis kebakaran tersebut, namun dari video yang didapat terlihat Avanza plat BH 1361 GI ini hangus terbakar hingga hanya menyisakan bagian bodi saja.
• Dampak Covid-19 Kelompok Sanggar Seni di Muaro Jambi Ikut Terpuruk, Tak Dapat Bantuan Sama Sekali
• Maling di Pasar Muara Bungo Kepergok Warga Saat Beraksi, Sempat Diintai dan Berhasil Ditangkap
• 5 Resep Makanan Kekinian - Indomie Kuah Susu, Chicken Popcorn Rice Bowl Sambal Matah, Pizza Roti
Warga setempat mengaku tidak mengetahui kronologis kejadian terbakarnya mobil tersebut, namun mobil tersebut ditinggalkan oleh pemiliknya di pinggir jalan saat kobaran api menyala.
"Iya ada mobil yang terbakar tadi malam, belum tahu penyebabnya, namun mobil itu ditinggalkan oleh pengemudinya, warga tidak tahu siapa yang pemiliknya," jawab Dedi warga sekitar.
Dari video yang tersebar juga terlihat saat mobil tersebut terbakat di pinggir jalan, mobil lainnya melintas dengan sangat hati-hati takut kobaran api menyambar luas ke mobil yang melewati lokasi kejadian.
Sementara Kapolsek Jaluko Iptu Irwan saat dikonfirmasi mengatakan anggotanya sudah lakukan pengecekan di tempat kejadian tadi malam,dan terlihat mobil tersebut sudah habis terbakar.
"Penyebab kebakaran mobil tersebut belum bisa dipastikan, kemungkinan karena konstlet untuk pengemudi dan pemilik mobil belum diketahui karena belum dapat laporan dari anggota kita," jelasnya, Selasa (22/9/2020).